Archive

Posts Tagged ‘PCS’

Kopdar PCS ngalih rek !…

April 29, 2012 3 comments

Terhitung malam jum’at kemarin atau tanggal 26 kopdaran PRIDES Chapter Surabaya pindah alias bedhol ke tempat yang baru. Kalau biasanya teman-teman nongkrong di ‘sarang nyamuk’ alias warung CDJW di belakang Kebun Bibit Surabya atau belakang komplek pertokoan RMI maka berpindah ke depannya Kebun Binatang Surabaya (KBS) alias jalan Setail. Kok pindah mas bro ?

Selain butuh refreshing tempat kopdaran, tempat baru itu dinilai lebih strategis dan ‘jalan tengah’ alias pas tengah-tengah diantara rumah atau kontrakan member PCS. Selain itu, parkiran juga lumayan luas dan menu-menu makanan juga tinggal pilih disamping kanan jalan. Di tempat baru ini menu utamanya ronde dan angsle “JOLALI”. Perpindahan ini juga dikarenakan pertumbuhan member PCS yang cukup ‘banyak’ dalam beberapa bulan terakhir ini. Biar suasana tambah guyuuuuub :-D . Kopdar pertamax di tempat baru ini lumayan ramai dengan sekitar belasan member PCS merapat ditempat yang seringkali ‘sringing-sringing’ bau dari dalam KBS.

Lokasi kopdar ini memang lebih strategis dimana dapat dijangkau dari mana saja. Selain itu dekat dengan akses jalan raya Diponegoro dan raya Darmo yang memungkinkan mobilitas kemana saja. Kalau menu kuliner bisa mencoba apa saja yang ada disitu mulai dari nasi goreng, soto, bakso, STMJ, dan Ayam goreng kalasan. Cuma satu kekurangannya gak bisa lihat film-film HBO seperti di sarang nyamuk …xixixi :-(

Wis sipenting tambah rukun lan guyub rek.. Pokoke Cangkruk Sedulur !

Berburu lele ditambak kang Apul

March 14, 2012 8 comments

Berbicara aktivitas klub, komunitas atau gerombolan motor memang tidak terlepas dari kopdar dan turing namun di Prides Chapter Surabaya (PCS) terkadang ada agenda lain seperti mancing bareng, wisata kuliner dan silaturohim sesama anggota. Setelah melalui rembug seminggu sebelumnya akhirnya dipastikan memenuhi undangan untuk ‘nguras tambak’ alias panen lele di tambak punya kang apul yang ada di sekitaran perbatasan sidoarjo dan surabaya tepatnya di jalan Gajah Putih Kampung Baru Tambak Oso Sedati Sidoarjo.

Hari minggu (11/3)  bersama dengan pakorchap mas yudyud, bro ivan, kang mujib, cong sofyan dan ane sendiri menyerbu rumah kang apul yang dekat dengan Tol Bandara Juanda ini.  Awalnya bingung mencari rumah yang di sekitarnya banyak ditumbuhi rumput ilalang ini namun ketika ada tulisan “TANDON” maka sudah dipastikan itu rumah kang apul…hehehe. Kang apul adalah salah satu member PCS yang juga sebelumnya telah gabung di POC Surabaya.

Kang apul merupakan salah seorang pengusaha dan developer yang terkait dengan ‘semen’. Maksudnya produk usahanya tidak jauh-jauh dari semen seperti tandon, gorong-gorong, bes dan yang lain. Terutama usaha tandon dan sekaligus pemasangannya telah menyebar di area Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. “ Pernah juga ada pesanan dari Jogja “ tutur pria dengan badan subur ini. Monggo kawan kalau ada kepentingan untuk pasang tandon bisa menghubungi beliau yang bersangkutan…hehehe :-D . Harga bersaing kok….hehehehe

Kembali ke agenda nguras tambak. Setelah menunggu air kolam disedot diesel sejak jam 09.00 akhirnya sekitar jam 10.45 tambak sudah bisa ‘terjuni’. Dari beberapa member PCS yang hadir cuma kang mujib yang pede dan berani untuk menangkap ikan lele ini. Dengan bersenjatakan jaring dan kejelian mata maka lelaki asal madiun ini dengan semangat 45 memburu lele yang telah berumur 3 bulan ini. Oia kawan tambak milik kang Apul ini berupa kolam ukuran sekitar 8 x 4 meter yang didalamnya terdapat iklan nila dan lele.

Meskipun air kolam belum benar-benar habis tetapi kang mujib tetap sabar untuk menangkap ikan lele. Berhubung cukup lama gak ada hasil ada kawan yang berseloroh, “ wis dipotas ae…mengko lak metungul dewe iwak e…xixixi”. Akhirnya kesabaran dan ketabahan penunggang pulsar hitam ini membuahkan hasil dengan tangkapan pertamax. “woii….dapet lele..”kata cowok berkaca mata ini. Sayang perburuan lele tidak bisa berlangsung lama karena guyuran hujan lebat telah melibas semuanya. Praktis sekitar jam 12 perburuan dihentikan dengan hasil ikan lele sekitar 10 buah dan beberapa ikan nila. Selamat buat kang mujib atas pengorbanannya…hehehe.

Sepertinya kang apul sudah bisa menduga terkait hasil tangkapan panen lele kali ini. Tentu hasil yang didapatkan tadi tidak mencukupi untuk member – member PCS yang hadir dan menyusul. Oia member PCS yang menyusul ada om bayu juragan waterprof, pak maskot om hanx dan yang paling bontot ada bro ganes. Kang apul sudah menyiapkan rencana selanjutnya yakni ayam bakar dan ayam goreng…wah mantabz.

Setelah menunggu prosesi pemanggangan ikan lele dan ayam bakar, sekitar jam 12.30 sesi makan siang dengan menu lalapan sudah siap dihidangkan. Seperti menu lalapan dimanapun yang pasti selain nasi ada kacang panjang, mentimun, dan daun kemangi. Untuk lauknya ada ikan lele bakar dan goreng, dan juga ayam bakar dan ayam goreng. Menariknya disini ada 3 pilihan jenis sambal mulai dari tingkat kepedasan dan bahannya…hehehe. Om bayu juragan sego kucing ternyata membawa 2 jenis sambal diantaranya sambal trasi…Wah mantabz sudah….iso nggobyozzz iki kringete…hehehe :-D .  Berhubung sambalnya ada banyak variasi ada yang berceletuk “ wah ini menu utama sambal dengan lauk lele atau ayam...”hehehehe.

Semua yang hadir makan siang dengan lahapnya dan hampir sebagian besar tanduk alias nambah lagi porsi termasuk ane…hehehehe. Habis enak dan sambalnya sangat menggoda. Bertemankan hujan rintik-rintik tidak kurang 15 menit makanan sudah berpindah dari piring ke perut semua..hahaha. Ketika semua member sudah selesai makan datang menyusul bro ganes. Ya sudah langsung tancap gaz…. ambil piring…langsung makan..

Setelah makan siang selesai dilanjutkan dengan obrolan ringan ngalor-ngidul. Namun tidak sedikit yang terjangkit penyakit habis makan yakni ngantuk berat…whoammmmmmm….xixixi :-D .  Mau pulang langsung kok kesannya esempe (esetelah emakan peulang :-P ) dan selain itu juga kondisi masih rintik-rintik hujan. Akhirnya yang tidak kuat ‘tergeletak’ di rumah kang apul yakni cong sofyan dan ‘suhu lele’ kang mujib. Wah ini korban lele atau sambalnya nih ?  xixixixi.

Setelah hujan agak reda ane mohon pamit pada tuan rumah. Buat kang apul alias Martlam Mangapul Manihuruk yang HBD awal maret kemarin maturnuwun kang atas sambutannya baik hidangan kue dan minumannya, kuras tambak dan panen lelenya, makan siang dan lauk pauknya. Semoga usaha tandon nya semakin jaya dan berkibar dimana-mana. Selain itu untuk kawan-kawan PCS semua terima kasih atas kebersamaan dan braderhutnya…dan bagi member PCS yang tidak hadir silahkan dinikmati gambarnya saja yah….xixixi :-D

“Pokok e Cangkruk Sedulur”…

Budhal famgath PRIDES Jawa Timur…

February 9, 2012 12 comments

Hari Sabtu tanggal 4 Februari 2012 kemarin bertempat di Taman Wisata Tirta Nirwana Songgoriti dilaksanakan Family Gathering PRIDES wilayah Jawa Timur.  Lokasi ini ternyata tidak jauh dengan vila tempat Deklarasi Jatimotoblog yang ane datangi akhir Desember 2011 lalu. Famgath ini merupakan yang kedua kalinya setelah famgath PRIDES pertengahan tahun 2011 silam di Taman Dayu Pandaan. Oia sebelumnya PRIDES merupakan forum biker online yang kebanyakan membernya ahli nge-jank, suka timpuk-timpukan komeng dan suka berbagi Riding Report turing di negeri ini :-D . Mau tahu lebih ? silahkan kunjungi www.prides-online.com.

Ane sendiri berangkat bersama dengan priderian Gresik sejumlah 5 orang termasuk ane didalamnya. Rute yang disepakati seperti biasanya kalau ke Batu yakni pasti lewat Cangar yang menantang dan eksotis. Walaupun malam sebelumnya mendapat kabar bahwa daerah Pacet, Mojokerto terdapat tanah longsor dan banjir bandang. Hal itu tidak menyurutkan langkah kami untuk tetap ‘membelah’ Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soeryo.  Ternyata benar dibeberapa ruas jalan kami mendapati longsoran tanah dan jalan yang dibersihkan dari lumpur walaupun secara garis besar masih bisa dilewati dan dinikmati.

Pagi itu meskipun jam 10 an langit dan kabut tebal menutupi perbukitan Pacet dan Cangar. Kami sangat santai dan menikmati wet riding seperti malam hari saja ini.  Beberapa gumpalan tanah dikanan-kiri jalan masih tampak dan bekas-bekas kelokan air juga masih tersisa di bahu jalan. Karena hujan lembut dan kabut semakin membasahi jaket maka kami putuskan istrihat dulu didekat pos Wisata Tahura R. Soeryo sambil memakai jas hujan.

Perjalanan kami lanjutan setelah dirasa sudah siap segala sesuatunya. Selain kondisi jalanan basah, kami ingin menikmati liuk-liuk jalanan dengan kecepatan sekitar 25-30 km/jam saja. Hingga terjadilah insiden yang diluar dugaan ketika turun dari Cangar menuju Bumiaji Batu. Pak Bambang, yang ada dibarisan paling depan terpeleset, terjatuh dan terseret beberapa meter di tikungan jalan. Kami agak panik dan alhamdulillah ada warga sekitar yang melintas ikut memberikan pertolongan. Pulsar 200 warna biru pak Bambang komstirnya gak senter alias melengkung, spion kiri pecah, perseneleng dibawah melengkung, bathok kepala depan dan tangki tersayat aspal.

Kondisi Pak Bambang sendiri awalnya kami mengira tidak terlalu parah atau mungkin hanya keseleo atau kecentit saja karena memang tidak ada tanda memar di bahu badan. Namun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kami langsung merujuk ke rumah sakit terdekat. Kalau tidak salah rumah sakit Punten, Bulukerto, Bumiaji, Batu. Menurut tim medis disana kondisi pak bambang juga dianggap tidak apa apa. Namun kami baru sadar ketika di rujuk ke RS Graha Petrokimia Gresik ternyata beliau harus menjalani operasi patah tulang (rusuk sebelah kiri). Mohon do’anya kawan untuk kesembuhan beliau pasca operasi ini. Amiin.

Ketika di RS Punten ini kami ditemani bro Oswald, member PRIDES Chapter Malang yang menyusul kami. Setelah keberangkatan pak Bambang dan motornya ke Gresik kami bertiga tetap melanjutkan ke agenda semula yakni famgath PRIDES di Songgoriti. Bertemankan hujan rintik-rintik dan dipandu bro Oswald kami bisa merapat ke Songgoriti tepat jam 14.37 WIB…suwun bro. Ternyata sebagian priderian terkait kesibukan dan kepentingan sudah meninggalkan lokasi. Namun begitu om hansip aka BadCop aka om Ade (Humas PRIDES Pusat-Jakarta) masih setia menanti…wkwkwkwk :-P .

Berhubung ane datang telat tentu ane tidak tahu seluruh isi agenda famgath kali ini. Namun begitu bagi kawan yang ingin mengetahui hasil famgath kemarin bisa berkunjung ke blognya bro Novajourney disini. Namun ada point penting yang sempat ane curi yakni JAMNAS PRIDES ke-4 diharapkan dihelat di Jatim… Hoyeee….hoyeee… . Selain itu, menilik daftar hadir ternyata terdapat member-member PRIDES yang datang dari Kediri dan Banyuwangi….wow. Disini pula ane ketemu dengan komengtator dan silent visitor blog sederhana ane…hehehe (insyaAllah posting terpisah).

Sekitar jam 16.46 famgath berakhir dengan ditandai foto narsis bareng didekat lokasi lesehan acara. Berguyuran hujan deras semua peserta meninggalkan lokasi untuk menuju kampungnya masing-masing. Ane sendiri bersama om Gendon dan om Girgres menuju Gresik dengan melewati rute Malang-Lawang-Pandaan- Sidoarjo dan Surabaya. Namun ditengah perjalanan ane harus berpisah untuk mampir beli oleh-oleh untuk keluarga di Republik Telo di Lawang.

Perjalanan hingga sampai pandaan senantiasa diguyur hujan. Menuju Lumpur Lapindo sudah dipastikan macet dan itu sudah terlihat mulai Japanan, Tol Gempol dan Porong sendiri.  Sepanjang perjalanan mulai dari Japanan ane ‘offroad’ dengan medan berlumpur disisi sebelah kiri jalan. Maklum kalau lewat aspal maka harus ekstra sabar dan tabah menunggu antrian panjang bersama truk dan bus-bus malam. Akibat riding santai ini sekitar jam 21.06 ane baru sampai rumah di Gresik…hehehe.

Sebuah perjalanan yang mengasyikkan, santai, panik dan prihatin, guyub serta tentu pegal tak tertahankan…xixixix. Met ketemu lagi kawan famgath PRIDES mendatang. Darimanapun kita berasal, PRIDES telah mempertemukan dan mengikatkan paseduluran kita semua. Peace…

Foto credit : bro yudhi PCS dan bro tegar PCM

gak pasang sirbo brad?

January 10, 2012 56 comments

Sebuah cerita dari kawan Prides Chapter Malang, mari disimak bersama bro dan sis :

beberapa hari yg lalu, pulang ngampus sewaktu mampir Alfamart sumbersari untuk sekedar membeli minuman, bertemu dgn seorang biker yg sepertinya anggota komunitas motor jg, kebetulan aq td bw pulsarku.. sempet ngobrol bentar,liat2 motorku, lalu…..

Gak pasang strobo n sirine masbro?“, gt tanyanya..
lalu aq jawab, “Walah mas, spurane, aq anti sm yg begituan..hehehe”
Halah, gpp pasang aja, biker kq cemen, itung2 biar tambah macho tu motor..”, jawabnya dgn ketawa2..
hahaha, makasih masbro, gak deh“, jawabku dgn muka mulai senyum g ikhlas..
“Santai aja broo.. gpp2…rileks ajee”, jawabnya lg..

Lalu ia pun cabut duluan, dgn deru knalpot gahar si macan, dr kejauhan tampak meliuk2 membelah kemacetan tanpa peduli 2 box besar kanan kirinya akan nyenggol pengguna jalan lain..

Pulsar 200 kawan Nova ini sebenarnya tidak kalah macho, dibekali top box dan side box serta gps yang dijamin tidaka akan tersesat. Dari jauh pun sudah kelihatan gahar dan keren. Lah kok ternyata masih dibilang kurang macho tanpa sirbo?

gambar : indobikermagz.com

Mungkin bagi kawan-kawan yang paham dan sadar terhadap UU no 22 tahun 2009 tentang Lantas sudah gak kaget lagi. SIRBO dilarang oleh undang-undang bagi kendaraan sipil tanpa ada ijin dari pihak berwenang. Trus mau ngotot apalagi?. Mungkin bisa belajar dari salah satu member PRIDES yang kena banned karena kepergok ada sirine di pulsarnya disini. Semua kembali pada aturan dan kesepakatan masing-masing klub/komunitas yang tentunya tidak bertentangan atau melanggar aturan yang ada.

Mungkin kita hanya bisa berbaik sangka bagi oknum klub/komunitas motor yang memakai sirbo, bisa jadi cita-cita atau obsesi menjadi polantas belum keturutan. Nah lho.. :-P .  :peace . Monggo saran dan masukannya….

ini nih bro Nova member PCM :

gbr : fb bro Nova

Peneng PRIDES

December 4, 2011 12 comments

Setelah sebelumnya mendapatkan KTA Gresik Pulsar Community maka selang satu setengah bulan kemudian mendapatkan peneng PRIDES. Peneng PRIDES ini merupakan salah satu identitas official  dari komunitas prides-online.com. Terbuat dari besi plat nomor yang di dalamnya ada tulisan id member yang bersangkutan. Ane sendiri di peneng memakai id : KHS (Kang Heri Setiawan).

Ketika menerima (24/11) dan memasang peneng PRIDES (28/11) ini ada perasaan bangga sekaligus ketakutan.  Bangga karena nubi yang jarang onlen dan posting ini telah diakui sebagai member resmi PRIDES (jiahh…kayak apa aja….xixixi…lha wong gak ada pelantikan sama SK nya….wkwkwkwk :-P ).  Sebenarnya tidaklah sulit untuk mendapatkan id peneng ini cukup join prides-online.com, posting minimal 300 kali dan mendapatkan ‘anggukan’ pak kechap setempat maka tinggal pesan dech (tapi tetap menunggu pembukaan trit oleh pengurus teras PRIDES pusat..hehehe). Oleh karena itu saya sangat berterima kasih kepada om Hanx selaku kechap PCS yang telah mengizinkan nubi memakai id peneng dan sekaligus memesankannya. suwun cak ! Laik dis…. :-D

Rasa ketakutan muncul mana kala ane khilaf tidak dapat menjaga nama besar dan nama baik PRIDES. PRIDES dengan jaringan membernya dalam dan luar negeri tentu tidak bisa dipandang sebelah mata. Walaupun masyarakat mungkin tidak tahu semuanya apa dan siapa itu PRIDES tetapi mereka akan tetap melihat tingkah polah ane di jalanan sebagai ‘anak klub’, ‘anak komunitas motor’ dan kalau parah ‘anak geng motor’…glodakkk.  Oleh karena ane pribadi bertekad untuk menjaga adab dan sopan santun di jalanan. Mohon ditegur kalau melihat peneng KHS di jalanan (terutama Surabaya-gresik) tapi gayanya ngawur dan urakan (soalnya di jalan masih sering kali muncul gaya 4l@y…hehehe ).

Kawan identitas klub atau komunitas itu tidak untuk membusungkan dada, petentangpetenteng kesana kemari apalagi diperparah dengan arogansi. Masyarakat terutama sesama pengguna jalan akan menilai diri dan klub kita.  Lha wong kita sebenarnya juga punya status sama dengan mereka yang harus taat rambu-rambu lalu lintas dan bayar pajak tiap tahunan. Justru kita seharusnya memberi contoh adab di jalan karena kita orang yang ‘terdidik’ di klub atau komunitas. Tapi gak tahu sich kalau ternyata di klub atau komunitas mengajarkan sebaliknya…hehehe (ada gak sih..?..)

Kita akan tetap di tilang kalau tidak membawa STNK dan SIM walaupun kita sudah menunjukkan KTA atau peneng…xixixi. Kita akan tetap didenda kalau nylonong  aturan dan tidak memakai helm di jalanan umum. Dan kita akan dihujat dan dihajar masyarakat kalau tingkah polah kita ternyata menimbulkan kegaduhan dan keresahan bagi mereka.

Toet…toet…..Keep brotherhood kawan, Keep safety riding and safety gear.

Mari nikmati perjalanan dengan seluruh destinasi yang ada…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers