Inspirasi pekan ini :
- Jangan bertanya apa yang bisa kita dapatkan dari orang lain, tetapi katakan pada diri sendiri apa yang bisa kita lakukan untuk kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semua orang.
- Jika kita berbuat baik jangan karena dilihat atau tidak, tetapi kita harus punya pengertian dan keyakinan bahwa kebaikan nilainya tetap kebaikan dan kejahatan nilainya tetap kejahatan.
- Kita tidak akan menjadi miskin hanya karena memberikan senyuman, justru kita akan membuat orang lain senang & bahagia.
- Jangan melihat kejelekan dan kelemahan orang lain, tetapi lihatlah bagaimana kita dapat merubah diri kita sendiri menjadi lebih baik.
- Salah satu ciri orang baik adalah orang yang menghormati agama lain, karena dengan menghormati agama lain berarti menghormati agama sendiri. Dengan demikian maka terjalin hubungan yang harmonis.
- Manusia dibedakan bukan karena status sosial, bangsa, suku, ras, agama, dsb. Tetapi manusia dibedakan karena perbuatan & perilakunya, baik atau jahat.
- Hidup miskin bukan hal yang memalukan, yang memalukan adalah ketika seseorang berbuat jahat. Menjadi tua bukan hal yang menyedihkan, yang me nyedihkan adalah menyia-nyiakan hidup ini.
- Tidak ada hal yang memalukan dalam berusaha sekalipun pada akhirnya gagal. Tetapi yang memalukan adalah ketika tidak mau berusaha karena malas, pasif & pesimis. Hidup tanpa mau berusaha adalah hidup yang sia-sia & menunggu datangnya kematian.
- Kemarin hanyalah mimpi, hari esok adalah lamunan tapi hari ini adalah kenyataan yang harus dijalani dengan baik; Jadikanlah hari kemarin sebagai mimpi yang indah, jadikanlah hari esok sebagai harapan yang indah, dan jadikanlah hari ini untuk berkarya.
- Sangat jarang orang yang masih dapat bersyukur ketika menemui kesulitan, karena orang yang selalu bersyukur adalah orang tidak akan terjerumus pada keputus-asaan.
- Banyak keinginan banyak masalah dan banyak penderitaan. Sebab penderitaan adalah keinginan, jadi semakin banyak keinginan semakin banyak penderitaan, tetapi semakin sedikit keinginan maka penderitaan semakin berkurang. Hidup sederhana, sedikit keinginan dan sedikit kebutuhan dekat dengan kebahagiaan.
Sumber : fb kang decky transport
Like this:
7 bloggers like this post.
Halal bi halal di kantor
Sehabis lebaran dan memulai beraktifitas kembali setelah libur panjang biasanya ada tradisi halal-bihalal. Hal itu yang kita lakukan ketika pertamaxx masuk kantor hari senin (5/9) bertempat di aula kantor. Halal bi halal semua staf, karyawan dan pimpinan saling bersalam-salaman untuk saling memaafkan segala kesalahan satu sama lain. Acara dimulai sekitar jam 10.00 hingga siang hari yang dihibur musik elekton dengan ‘artis’ teman-teman sendiri..hehehe.
Halal bihalal dimulai dengan ceramah atau nasihat dari ‘gus’ ikhsan selaku kepala bapemas dan kb, setelah itu dilanjutkan dengan membangun mimpi-mimpi bersama untuk kemajuan kantor. Ada yang menginginkan adanya peningkatan kwalitas skill dan ketrampilan ditengah semakin majunya dunia teknologi informasi. Selain itu beberapa ada yang mengusulkan adanya rekreasi tahunan sebagai sarana refreshing ditengah kesibukan dan kepenatan kerja selama setahun. Tidak sedikit pula yang mengusulkan adanya peningkatan kesejahteraan karyawan terutama tenaga fungsional lapangan. “Pangkat kopral gaji jendral” beberapa guyonan yang muncul….. :glodak:
Pasca adzan dhuhur acara dilanjutkan dengan simbolis pemberian bantuan sembako kepada warga sekitar kantor. Pemberian bantuan ini diserah terimakan kepada bapak RT yang ada di sekitar kantor. Ide ini merupakan ide dadakan namun bertujuan mulia. Kalau selama ini program-program kantor dinikmati oleh seluruh warga kota Surabaya maka pada momentum halal bi halal ini tidak ada salahnya kita berbagi dengan warga sekitar yang seringkali terlewatkan.
Acara dilanjutkan dengan bersalam-selaman secara melingkar dengan para pimpinan. Setelah itu dilanjutkan dengan santapan siang yang berupa bakso, lontong balap dan . Silahkan diserbu tetapi harus antri dan hanya boleh satu jenis saja agar semua orang kebagian. Tidak kurang dari 30 menit semua hidangan sudah ludes dan habis.
Acara selanjutnya adalah menyanyi yang diiringi oleh elekton. Sambil menyanyi beberapa kawan ada yang ‘usil’ mengedarkan kardus buat saweran. Saweran ini digunakan untuk tujuan sosial lagi bukan untuk kepentingan pribadi lho… Kawan yang lain bergantian menyumbang suara baik merdu maupun sumbang yang justru menyemarakkan acara. Kurang lebih 2 jam teman-teman menikmati acara yang hanya digelar setahun sekali ini.
Semoga halal bihalal tidak hanya sekedar rutinitas salam-salaman, makan-makan dan menyanyi saja. Kita berharap ini merupakan momentum 0-0 lagi segala kesalahan dan siap kembali dengan beragam aktivitas kerja yang menunggu. Selain itu juga momentum menyolidkan tim work seluruh karyawan dan staf. Amin
This slideshow requires JavaScript.
Like this:
Be the first to like this post.
Komeng-ntar