Archive

Posts Tagged ‘Jakarta’

Masjid diatas pasar Tanah Abang

January 28, 2012 12 comments

Sebenarnya ini ane tidak tahu kalau ada masjid di dalam ‘pasar’ Tanah Abang, Jakarta. Bermula dari asumsi ketika berjalan menuju mall tersebut dari kejauhan kelihatan arsitekturnya kok seperti bangunan masjid.  Rasa penasaran mulai terjawab ketika nanya,”Kalau mau sholat dilantai paling atas mas” tutur seorang petugas sekuriti.  Inilah kawan cerita ane ketika bepergian ke Jakarta beberapa waktu lalu mampir  di Pusat Grosir Tanah Abang. (padahal cuma cari tas travel doank.. :-D )

Awalnya asumsi ane bahwa masjid ini tak ubahnya seperti tempat-tempat ibadah di mall atau pusat perbelanjaan yang hanya berbentuk ruang ‘tempat ibadah’. Namun asumsi ane salah ternyata masjid ini benar-benar berbentuk masjid bahkan ornament dan arsitekturnya sungguh cantik nian. Secara kapasitas juga sangat besar dengan ditunjang tempat wudhlu cukup luas untuk seukuran sebuah pusat perbelanjaan.

Ane sendiri tidak tahu nama masjidnya yang jelas sepertinya masjid ini ‘hidup’. artinya tidak pernah lepas dari aktivitas peribadatan baik berupa sholat berjamaah maupun bacaan Qur’an.  Masjid ini terdiri pula dari dua lantai yakni untuk jamaah putri ada di lantai dua sedangkan untuk jamaah putra ada di lantai dasar.  Sedangkan secara tingkatan kalau tidak salah masjid ini ada di posisi lantai 13 pasar Tanah Abang  Blok A…cmiiw.

Dari sisi perawatan masjid ini juga sangat terawat alias tidak kumuh seperti kebanyakan musholla di mall yang pernah ane temui. Ketersediaan air wudhu yang lancar, kebersihan masjid yang terjaga serta arsitektur sungguh indah dipandang mata. Namun sayang dari tempat ini kita tidak bisa melihat ‘indahnya’ Kota Jakarta soalnya sekeliling masjid ini terpakai untuk tempat wudhlu dan beberapa ruang yang lain.  Baiklah kawan itu cerita ane sholat di masjid ‘tertinggi’ di pasar tanah abang, walaupun jalan-jalan belanja barang jangan sampai melupakan sembahyang. Siip tho ?..hehehe :-D

Mencoba menu sajian Hokben

October 22, 2011 5 comments

Mencoba menu sajian Hokben

Ane berkesempatan mencoba menu restoran Jepang ini tidak terlepas dari kepergian ke Jakarta beberapa waktu lalu. Tiba di Jakarta hari minggu pagi (9/10) dan pulang dari Jakarta (12/10) semuanya mampir di Hoka-Hoka Bento di sekitaran Terminal D Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.. Terus terang ini merupakan pengalaman pertamax ane mencicipi selera dari negeri sakura tersebut. Pengalaman ini juga tidak terlepas dari teman ane yang mungkin sudah biasa makan di restoran cepat saji itu.

Ane tidak paham jenis-jenis menunya namun disana sudah terpampang beberapa paket dan jenis makanan yang disediakan. Ane sendiri mencoba memilih paket D. Ane tidak paham nama atau jenis sajian oleh karena itu silahkan dilihat sendiri gambarnya.  Namun sekilas banyak didominasi menu vegetarian seperti tomat, mentimun, kubis dan  wortel. Menu sayuran tadi dicampur dengan susu atau apalah yang rasanya terlalu manis.

Bagi teman-teman yang doyan pedes dapat menambahkan saus cabe atau saus tomat yang tersedia disana. Bagi yang tidak biasa makan nasi mangkuk dengan supit maka disana juga sudah ada garpu sama sendok dari plastik. Berhubung sudah sering makan mie ayam pakai supit maka tidak canggung makan nasi pake supit…xixixixi :-P .  Mengingatkan daku akan film-film kungfu yang makan nasi dengan supit.. :-D . Berhubung ane tidak paham kuliner, maka ane anggap semua makanan enak kecuali makanan yang sudah basi :-P .  Begitupun pula ketika makan di HokBen ini, lidah Jawa dengan lidah Jepang ternyata tidak berbeda. Buktinya sajian habis ane lahap tidak kurang 30 menit..hehehe :-D .

Ane tidak paham berapa harga aslinya H2B di luar bandara. Ane sendiri ketika itu membeli paket D dan sebotol minuman dingin habis Rp. 36,500.  Saya pikir memang harga-harga di Bandara manapun pasti diatas rata-rata karena memang tarif pajaknya juga besar.  Demikian kawan ulasan dari urang pinggiran bin udik ini dipersilahkan bagi kawan yang mau mencoba menu kuliner dari negeri samurai tersebut…maturnuwun.

Mencicipi wifi gratis di Bandara Soetta

October 18, 2011 5 comments

Mencicipi wifi gratis di Bandara Soetta

Ketika di waiting room Bandara Soekarno- Hatta (Soetta) rabu sore (12/10) ane iseng-iseng buka laptop. Sambil menunggu keberangkatan GA 0324 tujuan Surabaya yang dijadwalkan berangkat 17.35 ane otak-atik laptop biar tidak boring selama di Lounge F1 Garuda tersebut. Sambil nyalakan laptop iseng-iseng cari wifi gratis ternyata memang ada yakni Telkom Free Max F1.

Sebelum menggunakan secara gratis kita harus register terlebih dahulu. Saya pikir ini procedural standar untuk menikmati hal-hal yang free. Hanya butuh waktu semenit untuk register dan wifi gratis sudah bisa dinikmati. Dengan layanan gratis ini ane bisa mengakses youtube, download film, fesbuk, chating, prides online dan website informatif yang lain. Kecepatannya juga cukup menggembirakan yakni 54 kb/detik. Saya pikir kecepatan ini cukup baguslah untuk wifi yang bersifat gratis.

Kurang lebih 1 jam an ane berselancar didunia maya dengan wifi gratis ini. Namun setiap 20 menit kita harus melakukan register ulang dan otomatis jaringan terputus. Sehingga praktis selama ngenet satu jam ane harus register 3 kali. Ya ndak papalah kan fasilitas gratis..

Sayang sebelum puas berselancar baterai laptop Compaq CQ41-224TX ini kurang bersahabat…Baterai habisss. Ya sudah terpaksa shutdown dulu… :-D .  Mungkin ini bisa dijadikan referensi bagi kawan yang membawa laptop dan boring di bandara, nyalakan laptop…connect wif… dan silahkan berselancar dengan gembira. :-D

Pelatihan Sistem Pendataan dan Pelatihan Pengelolaan Website Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)

October 17, 2011 4 comments

Pelatihan Sistem Pendataan dan Pelatihan Pengelolaan Website Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)

Hari jum’at (7/10) ane mendapatkan perintah dari kantor untuk mengikuti Pelatihan Sistem Pendataan dan Pelatihan Pengelolaan Website Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA. Acara dilaksanakan mulai tanggal 9-12 Oktober 2011 di Hotel Milenium Tanah Abang Jakarta Pusat. Ane sendiri bersama teman berangkat minggu pagi (9/10) via Bandara Juanda dengan Garuda Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh oleh Dr. Wahyu Hartomo selaku Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya data dalam mengambil sebuah kebijakan terutama yang terkait dengan usaha mewujudkan Kabupaten/Kota Layak. Kalau kawan-kawan kurang jelas apa itu Kabupaten/Kota Layak Anak? Silahkan kunjungi www.kla.or.id.

Peserta yang hadir terdapat 34 kabupaten/kota yang merupakan pilot project KLA.  Seinget ane yang sempat berkenalan dengan delegasinya ada padang pariaman, singkawang, manado, grobogan, malang, sidoarjo, tulungagung, blitar, kupang, dll. Materi pelatihan selama 4 hari 3 malam itu diantaranya  :

  1.  Manajemen data KLA
  2. Instalasi Software Devinfo
  3. Input Data KLA
  4. Pengenalan Website KLA (www.kla.or.id)
  5. Article/ News Writing Technical                         
  6. Article/News Uploading Proses
  7. Simple Picture Editing Technical
  8. Picture Uploading Process
  9. Movie/Video Editing Technical
  10. Movie/Video Uploading Technical
  11. Downloading technical
  12. Article/News Writing Technical
  13. Mailing List Porgress

Pemateri yang mendampingi selama pelatihan adalah Hamid Pattilima dari Yayasan Kesejahteraan Anak Indoensia (YKAI). Dan rutinitas sehari-harinya dimulai dari jam 8 pagi setelah sarapan hingga jam 9 malam. Oleh karena itu mengapa disela-sela latihan selalu diselingi ice breaking biar peserta tidak jenuh dan capek. Ice breaking diserahkan kepada kreatifitas masing-masing utusan daerah dengan tujuan utama mengusir kejenuhan. :-D

Ada dua materi utama yang disajikan dalam pelatihan ini. Pertama, instalasi dan penggunaan software DevInfo 6.0 (www.devinfo.org). Free Software ini dapat mengelola dan mempresentasikan data indikator KLA secara terintegrasi, lintas sektor, lintas wilayah georgrafis, lintas waktu dan lintas sumber data. Software yang dikembangkan oleh PBB ini seperti layaknya program database yang bisa menampilkan hasil olahan data. Data inilah yang bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan terkait KLA.

Kedua, mengapdet berita di website KLA (www.kla.or.id). Website ini merupakan salah satu alat komunikasi untuk melihat perkembangan pilot project kabupaten/kota layak anak di Indonesia. Target sampai tahun 2014 terdapat 100 KLA. Di website ini setiap kabupaten kota yang menjadi pilot project mendapatkan ruang masing-masing terkait berita daerah. Untuk mengapdet berita maka diperlukan keahlian-keahlian diatas seperti menulis berita, mengedit foto dan video serta mengaplodnya di internet.  Namun diantara keahlian diatas Hamid lebih menekankan kemampuan menulis berita. Berita harus menarik terkait usaha-usaha pemerintah daerah mewujudkan KLA, penulisan sesuai EYD serta terikat oleh etika-etika jurnalistik.

bersama bapak Hamid Pattilima dari YKAI (nomor 2 dari kanan)

Demikian kawan review singkat pelatihan di jakarta itu. Berkat adanya pelatihan ini ane bisa kopdarcol dengan teman-teman dijakarta (part 1, part 2, dan part 3). Selain itu juga bisa mencicipi sensasi naik Garuda Indonesia :-D .  Dan juga mencicipi wifi gratis di bandara soekarno hatta ketika hendak kembali ke Surabaya (InsyaAllah next posting). :-p

Ngopdarcol di Jakarte (part III) : Sharing bareng om bAdcOp

October 16, 2011 7 comments

Ngopdarcol di Jakarte (part III) : Sharing bareng om bAdcOp


Selama 4 hari 3 malam di jakarte, ane bisa kopdarcol beruntun dengan teman-teman PRIDES Chapter Jakarta. Malam pertamax dengan paketum tiranisum, malam keduax lebih rame dengan teman-teman CJ dan malam ketigax sharing bersama dengan om Ade Cahya a.k.a bAdcOp. Bagi kawan-kawan PRIDES tentu tidak asing dengan suhu punggawa alias pengurus teras PRIDES pusat ini.

Awalnya tidak ada agenda khusus untuk ngopdarcol namun beberapa chat dan message yang masuk fb mengindikasihkan teman-teman PRIDES chapter Surabaya dan PETERSON pesan buat ‘borong’ PIN official PRIDES. Ane kira om welex yang ngejual tetapi ternyata sudah dilimpahkan semua pada om bAdcOp.. Setelah sms dan janjian via fesbuk disepakati om ade akan nyamperin langsung ke Hotel setelah pulang kerja.

Sekitar jam 19.11 sms masuk kalau mengabarkan om Ade dah dibawah lobby hotel Milenium. Sebenarnya acara pelatihan sudah dimulai kembali akan tetapi karena sudah janjian dan pertemuan semacam ini belum tentu bisa berulang, maka ane langsung cepat-cepat turun kebawah. Sebetulnya ini juga pertemuan pertamax ane bersama om BadcOp dimana biasanya hanya saling komeng di prides-online, fesbuk sama bapukers.

Kami sharing bersama terkait PRIDES dan perkembanganya di beberapa daerah. Ane mengawalinya dengan bertanya terkait perbedaan klub dan komunitas.” Ane sendiri sebenarnya juga kurang begitu paham secara definitive terkait perbedaannya namun kami ingin setiap orang yang masuk PRIDES bisa merasa enjoy” tutur bapak muda ini. Seperti kita ketahui bersama dibeberapa daerah banyak member PRIDES juga ‘rangkap anggota’ dengan klub-klub bajaj pulsar lokal di daerah masing-masing. “ itu justru bagus, kalau mau me-nasional (secara personal lho..) bisa gabung di PRIDES” komentarnya.

Menyikapi perkembangan beberapa daerah yang lagi ada gesekan atau berpotensi membuat gesekan dengan klub-klub lokal pulsar. Om Ade justru berpesan,”Kita bisa ambil inspirasi dari teman-teman BUG (Bajaj United Groupee), sebuah klub pulsar lokal di Palembang, disana teman-teman bisa tetap harmoni antara BUG dan PRIDES Chapter Palembang”. Artinya disini tidak boleh saling menegasikan, tidak ada istilah mengokupasi atau beragam istilah lain sejenis yang bernada negative. Wakil ketua II PRIDES Online ini  juga menambahkan bahwa PRIDES hadir untuk mengikatkan tali persaudaraan sesama penunggang pulsar dan motor pabrikan lain dalam sebuah aturan yang luwes tetapi tetap disiplin.

Demikian kawan kopdarcol singkat ane bersama-sama dengan om Ade di bawah temaram lampu lobi hotel Milenium. Berhubung acara ane masih belum selesai dan om bAdcOp juga mau segera ketemu dengan baby lucunya, maka pertemuan diakhiri dengan oleh-oleh 4 PIN PRIDES Official. Untuk teman yang berpotensi tidak kebagian sabar yach… :-P

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers