Ulah mobil alay?
Ulah mobil alay?
Peristiwa tidak mengenakkan ini terjadi Senin (25/7) pagi ketika ane dalam perjalanan berangkat kerja. Seperti biasa setiap Senin pagi ane selalu berangkat dari rumah di Gresik. Rute yang selalu ane lalui ketika sampai di Surabaya adalah : Demak-Blauran-Tunjungan-Pangsud-Urip Sumoharjo – Darmo-Polisi Istimewa-Dinoyo-Ngagel-Manyar-dan berakhir di Nginden. Tekape kejadian ini ada di pertigaan di Dinoyo.
Ane bersama Milestone terjatuh ketika mau belok kiri yang tiba-tiba ada mobil avanza atau xenia hitam ( ane lupa ?) yang memotong jalan. Pada awalnya mobil ini ‘seakan’ memberi ruang untuk ane belok kiri duluan. Namun ketika ane belok kiri ternyata mobil tersebut memotong jalur. Ane dengan reflek menginjak rem depan-belakang. Dikarenakan posisi belok maka posisi ban depan terpereset dan jatuh. Gubrakkkkkk…………..
Ane lihat xenia atau avanza hitam tadi langsung ngacir tanpa memperdulikan ane yang tersungkur terjatuh. Ane hanya membatin,” Gusti Allah sing mbales”. Alhamdulillah badan ane tidak ada yang lecet karena jaket full protector sedangkan Engine Guard (EG) menjalankan fungsinya dengan baik sehingga tidak menindih kaki ane. Gloves juga melindungi tangan lecet. Terlihat Hand Guard (HG) murnya patah dan sayapnya lecet-lecet , Handle kopling mendongak ke atas, stang renthal yang baru 2 bulan dipakai melengkung ke dalam serta sidebox mengalami lecet-lecet walaupun tidak sampai parah.
Ane mencoba menarik napas dalam-dalam dan membuang rasa shock. Dan seperti biasa, Milestone mengalami panic gas yang harus menunggu sekitar 5 menit untuk menghidupkan kembali. Setelah rasa shock hilang dan Milestone bisa distarter kembali maka ane melanjutkan perjalan ke kantor yang hanya tinggal 5 km-an dengan rasa was-was.
Setelah sampai dikantor ane mencoba memperbaiki HG yang patah tadi. Namun berhubung peralatan tidak lengkap dan ketika dibiarkan juga mengganggu perjalanan maka ane memutuskan untuk melepas semua HG. Dan akhirnya Milestone pun menjadi seperti semula yang tidak memakai HG. Rencana selanjutnya adalah ganti stang (TS salah satu yang ane cari ) dan memasang kembali HG.
Berangkat dari kejadian diatas maka berhati-hatilah kawan di jalan. Terutama bagi pengguna mobil tolong toleranlah bagi pengguna motor… walaupun kami juga sadar bahwa tidak semua pengguna motor juga berlaku santun. Tetapi yang perlu diingat, bodi besar tanggalkan arogansi……………………
NB : Jujur sebelum berangkat ane lupa berdo’a





















![Pulsar Rider Society [PRIDES]](http://setia1heri.files.wordpress.com/2010/12/404.png?w=274&h=113)







Komeng-ntar