Iseng-iseng buat stiker blog. Ide ini ane buat untuk sebagai cinderamata atau tanda perkenalan dan persahabatan dengan siapapun. Bagi kawan yang menginginkan stiker ini boleh-boleh saja tetapi maap harus COD wkkwkwk.
. Maap tidak melayani delivery karena ongkir lebih mahal dibandingkan nilai stikernya…xixixixi. Tetapi kalau maksa ya monggo..ongkir ditanggung pemaksa…xixixixi
.
Jangan dilihat nilai stiker atau desainnya (logo) karena memang didesain secara langsung oleh KHS sendiri. Berhubung tidak paham masalah desain mendesain maka ya jadinya seperti itu saja. Monggo yang berminat….hehehehe. Stok lumayan ada cukup….
Salam braderhut dan bloggerhut…
Brotherhood Boarderless……….
Like this:
6 bloggers like this post.

Tulisan ini tidak ada kaitannya dengan seorang cowok brengsek yang ninggalin seorang cewek karena sudah puas ‘mempermainkannya’. Atau juga tidak berhubungan sekali dengan seorang suami yang tega ninggalin istri setia nya karena tergoda oleh kerlingan mata wanita lain. Atau juga tidak bersinggungan sekali dengan seorang pemimpin atau manajer yang tidak becus terhadap tanggungjawab yang diberikan. Tapi tulisan ini bertalian dengan aktivitas perbloggeran. Kok bisa ?
Kawan, buat blog itu ibarat juga punya bayi, mainan atau piaraan. Disitu kita kudu ngopeni dan merawat sebisa mungkin. Ada yang ‘mandiin’ nya sehari sekali, ada yang tiga kali, tetapi juga ada yang males ‘mandi’ cuma seminggu sekali, 2 minggu sekali atau bahkan juarang mandi. Memang sih ngeblog itu tergantung masing-masing orang tergantung luang waktu, jaringan internet maupun ide-ide yang gak nyangkut..hehehe
. Dan disitu juga kita perlu ‘dandani’ bayi kita agar kelihatan lucu, gemesin dan menggoda banyak orang. Ih…gemesin dech senyuman dan celotehny…xixixi.
Kok judulnya lelaki? Apa blogger tidak ada yang perempuan. Ah itu hanya bahasa bombastis judul saja yang jelas apapun jenis kelamin blogger maka harus bertanggungjawab terhadap keberlangsung hidup blognya…hehehe
. Kasihan pengunjung warung yang jauh-jauh dari sudut-sudut nusantara bahkan belahan dunia tetapi menu atau jajanan masih seperti sebelumnya. Apa gak basi yah…hehehe
. Dan semua kembali pada masing-masing kita untuk menentukan….toh itu juga ‘piaraan’ kita sendiri.
Tulisan ini ditujukan pada setia1heri sendiri, berharap agar bisa tetap konsisten merawat ‘bayi’nya ditengah pasang surut mood, kesibukan kerja maupun beragam aktivitas yang lain. Mohon do’anya kawan…..Keep posting….Sing penting nulis Gan….xixixixi
Maturnuwun
Like this:
5 bloggers like this post.

Ketika iseng-iseng baca-baca status fb ditlantas polda jatim ane sedikit terhenyak dengan sebuah foto yang sepertinya kok pernah kenal yah…hehehe
. Ane pantengin lebih dalam ternyata itu foto jepretan ane ketika membahas atau ngedumel seorang pelajar yang sembrono. Yakni pelajar yang tidak menyalakan sein ketika mau belok yang kurang sedikit mau dilibas oleh Milestone. Postingannya dulu disini
Foto yang ane maksud adalah foto properti blog ane berupa tanda lampu sein. Dan ane sangat bahagia karena foto ane bisa dijadikan visualisasi oleh pak polisi ketika membahas kegunaan lampu sein. Meskipun tidak mesti harus ijin si empunya yang jelas foto tadi masih terlihat jelas dari mana asalnya….hehehe
. (sok GR xixixi
). Belajar dari sini kawan perlunya ’menandai’ sebuah properti agar karya kita tidak seenak udelnya dikopas oleh pihak lain. Meskipun kadangkala penjiplakan dan pembajakan postingan itu sering kali terjadi (seperti salha satu postingan blognya kang azis WDOC yang jerih payahnya pernah dikopas 100 % oleh pihak lain tanpa bertanggungjawab).
Sekilas foto itu ane ambil ketika dikantor. Jadi yang jelas motor moped yang dijadikan model itu milik salah satu teman. Berhubung masih nubi jadi ya apa adanya ketika mengaplod foto itu sehingga masih ada ’iklan’ dari salah satu pabrikan motor. Tetapi juga tidak mengapa toh itu memang motor dari pabrikan yang bersangkutan.
Oia kawan status Fb ditlantas polda jatim selama ini juga menjadi sumber inspirasi ane untuk menulis postingan blog sederhana ini. Terutama terkait kampanye keselamatan berkendara. Jadi ya sama-sama saling menguntungkan walaupun mungkin hanya kebetulan semata….hehehe
Maturnuwun
Like this:
7 bloggers like this post.
Mungkin masalah ini sudah dan pernah dialami para suhu suhu blogger semua. Ane sendiri baru mengalami dua bulan terakhir ini dimana komeng ane di anggap spam…hiks..hiks. : – ( . Padahal kan tidak ada salahnya saling timpuk komeng untuk menjalin silaturohim?..hehehe. Tidak tahu mengapa akhir2 ini Akismet (polisinya wordpress untuk ‘menangkap’ spam) semakin sensitive aja terhadap komeng yang masuk. Kok tahu itu spam ?
Ada dua indikasi komeng kita dianggap spam yakni :
- Komeng yang kita ketikkan tidak muncul di kotak komentar (bagi komengtator)
Tahu sendiri kan bagaimana keselnya kita mengetik sebuah komeng tapi ternyata tiba-tiba komeng tidak muncul. Mau ketik lagi sudah males selain capek juga kwatir dopos. Benar kan? Biasanya kalau sebuah komeng tidak dianggap spam maka muncul sebuah notifikasi, “komentar anda sedang menunggu moderasi”. Jika notifasi dan komeng yang kita ketik tadi tidak muncul maka dipastikan komeng kita nyangkut di spam…hiks..hiks. : – (
Dahulu ketika sebuah komentar masuk dan sudah diapprov maka untuk komeng selanjutnya tidak perlu di approv secara manual lagi karena secara otomatis akan diapprov. Jadi biasanya notifikasi “komentar anda sedang menunggu moderasi” hanya untuk komentar pertama kali saja dalam sebuah blog (pengalaman nubi sendiri..hehehe)
- Coba cek di folder spam (bagi admin blog yang dikomengi)
Ini pekerjaan yang sungguh menyita dan menyerap energy besar. Kalau blog yang ecek-ecek sih tidak mengapa tetapi tidak membayangkan kalau blogger tingkatan dewa. Tahu sendirikan kan kalau ratingnya setiap hari sudah belasan hingga puluhan ribu maka hal yang mustahil akan dilakukan. Tetapi tidak ada salahnya kalau ingin membuktikan bahwa beberapa komeng ‘pembaca setia’ kita terperangkap dalam spam…hehehehe
Trus bagaimana mazbro solusinya?
Sebelumnya kita harus berterima kasih dulu pada pak polisi Akismet karena seandainya tidak ada tools ini maka spam akan menyerbu blog kita. Biasanya presentase antara spam yang asli dan yang dianggap spam sekitar 5 % (pengalaman dari blog sederhana ini). Sedangkan solusinya sangat simple sekali TETAPI sangat menguras tenaga.
Solusi ini hanya untuk admin blog sedangkan kalau bagi komengtator belum ditemukan. Yakni cek aja folder spam pada menu comment setelah itu centang sebuah komeng dari ‘pembaca setia’ blog anda dan pastikan klik NOT SPAM. Mudah bukan? Setelah itu lihat di folder pending, maka akan muncul komeng yang sebelumnya dianggap spam dimana perlu dimoderasi untuk diapprov. Semoga pembaca setia tidak kapok untuk komeng dalam blog kita.
Kalau masih dianggap spam (bagi komengtator) berarti harus ekstra sabar soalnya semua tergantung amal ibadah masing-masing dan jangan terlalu banyak nitip jemuran atau lapak di tetangga….wkwkwkwkw…..xixixixi
:peace:
matoernoewoen
Like this:
6 bloggers like this post.
Postingan ini menyambung famgath PRIDES Jawa Timur dimana ane ketemu dengan salah satu komentator dan silent visitor blog sederhana ane. Pertemuan ini diluar jadwal dan scenario….wkwkwkw (sok penting.com). Sebenarnya ane tidak tahu kalau beliau adalah salah satu komengtator blog ane dan blog otomotif secara umum. “Mas setia1heri ya?” ujar id komeng Phelonx ini membuka perkenalan. Ane sendiri kaget dan langsung berjabat tangan sambil menjawab “Iya bro”.
Beliau seringkali membaca blog-blog otomotif sehingga sharing lumayan gayeng pas ketemu tanpa sengaja tersebut. “Ane pikir blogger otomotif itu paham seluruh seluk beluk motor dan postingan dihidangkan secara ‘matang’ ternyata……” ujar salah satu kritiknya. Wow…sebuah ekpektasi yang begitu besar dari seorang komengtator. Beliau mencontohkan postingan terkait norrival yang beberapa waktu gencar dibahas (bro asmarantaka). Menurut pria asal Banyuwangi ini kejadian yang menimpa motor vixion itu tidak serta merta disebabkan oleh norrival tetapi menurut analisis beliau bisa jadi karena olinya. “Norrival itu sudah melalui riset sebelumnya” tegasnya. Btw, ane tidak paham terkait permasalahan ini karena memang bukan pemakai.
Selanjutnya pria penyemplak pulsar ini juga menambahkan,”blogger itu cuma modal ‘berani’ nulis yah? Soal kadang tulisannya gak ‘bermutu’ blas”. Ane hanya menyampaikan bahwa pengetahuan blogger juga terbatas sehingga kemudian komengtatorlah yang punya pengetahuan lebih (data dan fakta) untuk meluruskan, menambahkan, memberikan pendapat berbeda serta dissenting opinion terhadap sebuah postingan atau artikel. “Mohon dimaklumi bro tetapi disitulah salah satu peran komengtator” jawab ane sambil ngeles…xixixi.
Secara spesifik bro Phelonx ini juga ‘menyerang’ blog ane, “ Kayaknya mazbro gak pernah turing yah? pengalamannya ‘dangkal’ banget…hehehe” ledeknya. Ane hanya tersenyum sambil menjelaskan kondisi, keadaan serta ‘pengalaman’ ane jalan-jalan bersama Milestone yang dengan setia telah menemani ane setahun belakangan ini. Memang kawan, secara pribadi ane memang bukan ‘peturing sejati’ tetapi hanyalah anak kemarin sore yang suka jalan-jalan dan suka menuliskan perjalanan yang ‘yang tidak seberapa itu’…hehehe
. Tetapi sebenarnya bagi ane kritikan ini juga merupakan ‘pendorong’ untuk segera mewujudkan mimpi-mimpi ‘berkelana’ itu…xixixi. Maturnuwun kawan…
Selain dengan bro Phelonx, ane juga ketemu dengan beberapa visitor blog sederhana ini seperti bro Oswald dan lemontea. “Ane sering baca blog e sampeyan tapi gak pernah komeng” ujar beberapa kawan. Namun begitu diskusi sangat gayeng dengan bro Oswald ketika membahas nex gen Pulsar 200 NS yang brojol akhir Januari lalu dan prospeknya di Indonesia. Wis lah top markotob….wkwkwkwk
Itulah kawan pertemuan tak disengaja ane dengan beberapa komengtator dan silent visitor. Atas kritikan dan masukan yang diberikan ane sangat-sangat berterima kasih karena ini untuk kebaikan nubi blogger seperti ane (blogger gado-gado) dan blogger otomotif secara umum. Selain itu kawan, kritikan adalah bukti kawan-kawan komengtator ‘menghargai’ sebuah blog dan tentu bloggernya. Dan blog tanpa komengtator akan terasa hampa dan sunyi senyap…xixixixi.
Maturnuwun…
Like this:
5 bloggers like this post.
Komeng-ntar