Archive

Posts Tagged ‘bapemas dan kb’

Kartini Muda Surabaya (1)

April 28, 2012 1 comment

Banyak cara memperingati Hari Kartini beberapa waktu lalu yang jatuh pada tanggal 21 April. Dan hampir banyak orang mengidentikkan Hari Kartini dengan Kebaya dan Sanggul padahal itu kan jadul….wkwkwkkw (its joke).  Peringatan Hari kartini merupakan salah satu media untuk mengenang spirit dan tekad Kartini dalam mengentaskan perempuan dari belenggu kebodohan dan keterbelakangan.

Bersamaan dengan pameran kerajinan oleh Dekranasda Kota Surabaya SUPERMAL SUPERCRAFT SHOW 2012 di Supermal Pakuwon Indah Surabaya diselenggarakan Peringatan Hari Kartini yang melibatkan Kartini Muda Surabaya.  Kegiatan Kartini Muda Surabaya ini dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 20 dan 21 April 2012. Kartini Muda Surabaya merupakan kegiatan mempertemukan kartini-kartini masa kini yang merupakan perwakilan dari pelajar SMP dan SMA di Kota Surabaya

Hari pertama (20/4) diselenggarakan talkshow dengan tema,” SAY NO TO TRAFIKING” yang diikuti kurang lebih 250 Kartini Muda Surabaya.  Acara diawali dengan pemaparan terkait trafiking oleh Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya, Ir. Antiek Sugiharti, M.Si. “ Kunci dari trafiking itu adalah adanya eksploitasi ” tutur perempuan berjilbab ini ketika menjelaskan.  Selain itu juga ada narasumber lain yakni Maria Farida K, S.Psi (Konsultan Rubrik Anak Jawa Pos dan Ketua Yayasan Baby Smile School). Maria lebih banyak berbicara tentang kekerasan masa pacaran dan pembentukan pribadi muda berkarakter. Pembicara selanjutnya adalah Dr. Susanto Suryaatmadja. MS.Sp.And (Ahli kemandulan dan seksual, pengasuh acara sexology SBO TV). Dokter Susanto lebih banyak berbicara tentang mengenal dan merawat organ reproduksi.

Dalam talkshow hari pertama ini sungguh meriah dan banyak atensi dari peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang bertanya jawab tentang segala hal yang berkaitan dengan masalah remaja.  Selain itu peserta juga dipahamkan terkait dengan bahaya trafiking, perilaku seks bebas dan kesehatan reproduksi. Menariknya dalam acara ini terdapat salam Genre yakni Salam Zero Narkoba, Zero Free Sex dan Zero Trafiking.

Dalam talkshow ini pula dilangsungkan lomba Pemilihan Dress Code Busana Kebaya Modifikasi yang dipilih 10 busana terbaik oleh panitia. Selain itu juga dilaksanakan lomba Mengarang Spontanitas, “ Jika Aku menjadi Kartini Masa Kini” dimana dipilih 9 penulis terbaik.  Ketika pemilihan kebaya modifikasi maka semua peserta harus bergaya seperti model diatas catwalk didepan juri sedangkan dalam lomba menulis peserta harus mampu menuangkan idenya dalam waktu 30 menit.

Dan akhirnya terpilih sudah Kartini Muda Surabaya dengan 10 busana kebaya terbaik dan 9 penulis terbaik…hehehe.  Hadiah dan penghargaan diberikan langsung oleh Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya.

Hari kedua (21/4) tema talkshow nya ,”JADI WANITA WIRAUSAHA, SEMUA BISA!”….next posting :mrgree:

Pelatihan ketrampilan untuk perempuan korban kekerasan

March 25, 2012 2 comments

Bertempat di lantai 2 Aula Bapemas dan KB Kota Surabaya pada hari Selasa-Rabu , 20 – 21 Maret 2012 dilaksanakan pelatihan ketrampilan bagi korban kekerasan. Peserta pelatihan ini adalah perempuan korban trafiking, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan ESA (Eskploitasi Seksual Anak).  Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal ketrampilan bagi korban agar dapat berdaya dalam hal kebutuhan ekonomi.  Hal ini dimaksudkan agar korban tidak mengalami ketergantungan ekonomi terhadap pelaku. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Bapemas dan KB Kota Surabaya bidang Pemberdayaan Perempuan.

Pelatihan ini diikuti oleh 42 orang yang berasal dari dampingan  Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPT-P2A) Kota Surabaya, Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) yang ada di kecamatan-kecamatan, LSM Genta, LSM KPPD dan Hotline Surabaya.  Peserta dari beragam latar belakang dan pendidikan, serta mulai dari yang masih berusia muda hingga sudah berumur. Selama 2 hari tersebut peserta dilatih berbagai macam pembuatan kue-kue kecil yang mudah untuk dibuat dan dipraktekkan.

Bekerjasama dengan CV. Tristar Chemicals peserta dilatih untuk membuat beberapa jenis kue. Hari pertama peserta dilatih membuat kue Pepe gulung, Lumpur Vanila, Onde-Onde dan Pisang aroma coklat.  Sedangkan hari kedua peserta dilatih dengan membuat kue Bolu kukus mekar, Martabak mini, Kulit Lumpia dan Terang Bulan mini. Menariknya dalam pelatihan ini tidak hanya dalam bentuk resep materi dan tata caranya namun peserta juga diajak untuk praktek langsung.

Dipandu dengan 1 instruktur dan 2 pendamping  pelatihan ini berjalan dengan lancar. Semua peserta diajari bagaimana menyiapkan bahan-bahan kue, takaran, adonan dan juga bagaimana memasaknya. Terlihat wajah-wahah serius dan penuh konsentrasi namun juga tidak terlepas dengan canda tawa.  Secara keseluruhan pelatihan ini berjalan lancar dan semoga dapat menjadi bekal untuk peserta agar berdaya dalam hal ekonomi.

Mari wujudkan Surabaya Kota Peduli Perempuan !

Maturnuwun

Kota Surabaya pecahkan rekor MURI KB MOW

March 10, 2012 5 comments

Pada hari minggu tanggal 26 Februari 2012 kemarin  Pemerintah Kota Surabaya mendapatkan penghargaaan MURI atas prestasinya memecahkan rekor pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW).  Selama dua hari yakni tanggal 25 dan 26 Februari telah melayani sebanyak 866 akseptor yang tersebar di 4 titik di Kota Surabaya.   4 titik tersebut yakni RSAU dr Soemitro, RSAL Dr. Ramelan, PHC dan RSAD Kodam Brawijaya.

Bagi yang belum paham apa itu MOW?. Sebelumnya perlu diketahui ada beragam pelayanan kontrasepsi mulai dari pil, suntik, IUD, kondom, dan kontrasepsi mantap (kontap). Kontrasepsi mantab ini dibagi dua untuk wanita disebut MOW sedangkan untuk pria disebut MOP.  Jadi MOW atau tubektomi adalah tindakan pengikatan dan pemotongan saluran telur agar sel telur tidak dapat dibuahi oleh sperma.

Pelaksanaan MOW ini dikhususkan bagi PUS (pasangan usia subur) yang telah sadar dan sukarela memilih kontrasepsi jenis ini. Selain itu biaya pelaksanaan MOW ini gratis bagi masyarakat kota Surabaya. Rincian Pelaksanaan MOW sebagai berikut RSAL dr Ramelan sebanyak 219 akseptor, RSAD Kodam V Brawijaya 117 akseptor, RSAU dr Sumitro 361 akseptor dan RS PHC Pelabuhan sebanyak 189 akseptor. Rekor ini menumbangkan rekor MURI sebelumnya yang telah diraih oleh Kediri dengan jumlah akseptor 654 orang.

Penghargaan ini langsung diserahterimakan dari Senior Manager MURI Paulus Pangka kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai  Kota Surabaya. Dalam sambutanya ibu walikota menekankan bahwa penghargaan MURI bukanlah tujuan utama karena yang terpenting adalah mengendalikan laju pertumbuhan penduduk Kota Surabaya.

foto : surabaya.go.id

Mobil Sahabat Perempuan dan Anak

February 18, 2012 5 comments

Mobil ini merupakan salah satu bentuk upaya mencerdaskan masyarakat di Kota Surabaya terutama Perempuan dan Anak.  Secara umur sebenarnya mobil ini sudah ada sejak 3 tahun silam dimana sudah menjelajahi sudut-sudut kota, kampong dan taman kota. Jadi mobil ini tidak serta merta ada berbarengan dengan Launching Surabaya Kota Peduli Perempuan kemarin walaupun secara fungsional sangat mendukung sekali terwujudnya komitmen bersama tersebut.

Tujuan dari pengoperasian Mobil Sahabat  Perempuan dan Anak di Kota Surabaya diantaranya :

  1. Membuka pengetahuan bagi kaum perempuan untuk meningkatkan kualitas pribadi.
  2. Memberikan sarana rekreasi, edukasi dan hiburan yang mendidik dan mencerdaskan.
  3. Memberikan kemudahan untuk memperoleh informasi bagi anak dan perempuan.
  4. Meningkatkan dan merangsang imajinasi, kreatifitas, serta minat baca bagi anak.
  5. Memberikan wawasan dan cara pandang modern yang menghibur dan mengedukasi anak.

Bagi warga Surabaya baik itu kelompok PAUD, LSM perempuan dan anak, RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan atau siapapun dapat memanfaatkan secara gratis. Tentunya melalui Surat Permohonan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kota Surabaya Jl. Nginden Permata Nomor 1 Surabaya 60118 Telp. (031) 5929103, Fax. (031) 5929102.

Fasilitas yang ada di dalam Mobil Sahabat Perempuan dan Anak yakni :

  • PANGGUNG BONEKA

Adik -  adik disini bisa melihat atraksi boneka….ada cerita rakyat seperti si Malin Kundang, dll dan dongeng kepahlawanan seperti si Kancil, dll…

  • AKSES KOMPUTER

Kita bisa belajar mengetik,menggambar, sambil mendengarkan lagu…dan juga main game….hehehe…selain itu kita juga bisa main internet biar pengetahuan kita bisa bertambah luas. Ada 2 unit lho….

  • MULTIMEDIA EDUVISUAL

Mau lihat Gajah, Lumba-lumba atau hewan – hewan lain ? dengan Televisi gede 29’ dan DVD Player kita bisa melihatnya…selain itu masih banyak beragam informasi pengetahuan lain.

  • SUDUT BACA

Ayo menambah ilmu dengan membaca beragam koleksi buku. Temanya mulai dari  pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, agama hingga ketrampilan. Mulai dari cerita anak hingga cara memasak…hehehe. :-D

 Bailah kawan terutama warga Surabaya silahkan dinikmati dan dikunjungi mobil Sahabat Perempuan dan Anak ini. Kalo adik-adik, ibu-ibu melihat mobil ini disudut-sudut taman atau kampung…ayo datangi dan serbu saja tanpa sungkan……bermain dan bergembiralah …

Surabaya Gender Award 2011 : Stop Trafficking

September 25, 2011 Leave a comment

Surabaya Gender Award 2011 : Stop Trafficking

Surabaya kotane rame

Akeh uwong sing teko mrene

Jare arep golek dhuwit gedhe

Jebulane mung dadi kere

Arek saiki wis wani ngedol kancane

Gak athek mikir dosa lan akibate

Jaman saiki cumak seneng nguber dunyo

Malah lali karo sing kuoso

Itulah sepenggal kidungan yang dibawakan salah satu peserta Festival Surabaya Gender Award (SGA) tahun 2011 yang dilaksanakan tanggal 14-16 September 2011. Berbeda dengan konsep-konsep sebelumnya maka SGA pada kali ini mengambil tempat outdoor yakni Taman Flora Surabaya a.k.a Kebun bibit.  Selain itu media sosialisasi tidak terpaku pada beberan seperti sebelumnya tetapi lebih inovatif lagi dengan  ‘bergandengan tangan’ ura-uri budaya lokal Jawa Timuran yaitu Ludruk Suroboyo.

Surabaya Gender Award (SGA) merupakan momentuk pemerintah kota Surabaya untuk ajang sosialisasi sekaligus evaluasi tentang pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG) di Kota Surabaya. Setiap tahun tema yang disajikan berbeda dengan melihat isu strategis dimasyarakat. Tahun ini isu trafiking di Surabaya cukup menghiasi surat kabar. Oleh karena itu tema TRAFIKING diangkat pada SGA tahun 2011.

SGA diikuti oleh 31 kecamatan se-Kota Surabaya. Nominasi Festival SGA 2011 terdiri dari Kecamatan Responsif Gender (1 pemenang), Kecamatan dengan Penampilan Ludruk terbaik (juara I,II,III dan Harapan I,II), Kecamatan dengan Tari Remo terbaik (1 pemenang), Kecamatan dengan cerita terbaik (1 pemenang) dan Kecamatan dengan yel-yel terbaik (5 pemenang non gelar).

Pada akhir Agustus 2011 semua kecamatan sudah menyerahkan berkas form evaluasi PUG sebagai salah satu persyaratan administrative. Selain itu ketika pertemuan teknis terakhir mereka harus membawa naskah atau cerita yang akan dipanggungkan ketika pelaksanaan SGA. Berhubung beragamnya potensi wilayah di kecamatan maka peserta ludruk yang maksimal berjumlah 15 orang ini ada yang dadakan, pemula hingga pemain professional yang pernah manggung disana sini. Its no problem yang penting tetap warga kecamatan yang bersangkutan.

Babak penyisihan dimulai hari kamis-jum’at, 15-16 September 2011 yang dibuka secara langsung oleh bapak kepala Bapemas KB, Dr. Ikhsan, S.Psi, MM. Setelah itu dilanjutkan permainan ludruk yang diawali berdasarkan nomor undian pertamax yakni kecamatan Gununganyar. Sebelum lomba ludruk dibukan dilakukan opening performance Karawitan dari SMKN 9 Surabaya. Tim Juri yang dilibatkan dalam penilaian selama babak penyisihan ini yakni Cak Hengky, Cak Ketut dan Cak Obenk dari Komunitas Seniman Surabaya.  Berhubung terbatasnya waktu maka durasi ludruk hanya 20 menit termasuk Tari Remonya. Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers