Archive

Archive for the ‘Ngaos Sesarengan’ Category

Risalah sholat bagi Turinger

April 6, 2012 2 comments

Risalah sholat bagi musyafir

  • Hadis riwayat Aisyah ra., istri Nabi saw. ia berkata:
    Awalnya tiap salat diwajibkan dua rakaat, baik di kediaman (tidak sedang dalam bepergian) atau dalam perjalanan. Kemudian salat dalam perjalanan tetap (dua rakaat) dan salat di kediaman ditambah. (Shahih Muslim No.1105)
  • Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
    Dari Hafesh bin Ashim ia berkata: Ibnu Umar bercerita kepada kami, ia berkata: Hai keponakanku! Aku pernah menemani Rasulullah dalam suatu perjalanan beliau. Beliau salat tidak lebih dari dua rakaat hingga beliau wafat. Aku juga pernah menemani Abu Bakar dalam perjalanannya. Dia salat tidak lebih dari dua rakaat hingga ia wafat. Aku juga pernah menemani Umar. Dia salat tidak lebih dari dua rakaat hingga ia wafat. Aku temani Usman. Dia juga salat tidak lebih dari dua rakaat hingga ia wafat. Allah berfirman: Sesungguhnya dalam diri Rasulullah ada suri teladan bagi kalian. (Shahih Muslim No.1112)
  • Hadis riwayat Anas ra.:
    Bahwa Rasulullah saw. menunaikan salat Zuhur di Madinah sebanyak empat rakaat dan di Dzul Hulaifah sebanyak dua rakaat. (Shahih Muslim No.1114)
  • Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata:
    Kami pergi dari Madinah ke Mekah bersama Rasulullah saw. Beliau selalu salat dua rakaat sampai beliau kembali (ke Madinah). Aku bertanya: Berapa lama baginda akan tinggal di Mekah? Beliau menjawab: Sepuluh hari. (Shahih Muslim No.1118)
  • Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata:
    Apabila Rasulullah saw. tergesa-gesa untuk bepergian, beliau menjamak (menghimpun) salat Magrib dan Isyak. (Shahih Muslim No.1139)
  • Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata:
    Apabila Rasulullah berangkat musafir sebelum matahari tergelincir (condong ke Barat), beliau menangguhkan salat Zuhurnya ke waktu Asar. Kemudian beliau berhenti singgah dan menjamak antara Zuhur dan Asar. Dan apabila ketika beliau pergi, matahari telah condong ke Barat (tergelincir), maka beliau melakukan salat Zuhur terlebih dahulu kemudian berangkat. (Shahih Muslim No.1143)

Saya pikir pitutur Kanjeng Nabi diatas sangat tepat bagi siapapun yang suka turing, perjalanan, travel atau aktivitas apapun yang jauh dari tempat tinggal dimana tidak ingin terputus komunikasi dengan Gusti Allah.  Itulah indahnya sebuah komunikasi antara hamba dengan Tuhan-nya ditengah situasi dan kondisi apapun. Terlepas dari perdebatan batas jarak dan waktu perjalanan yang jelas bagi siapapun musafir (orang yang melakukan perjalanan) terdapat ‘keringanan’ untuk melakukan ibadah diatas. :-D

Maturnuwun

Sumber : hadistweb

Penyakit Dan Obat pada Lalat

February 3, 2012 6 comments

Kanjeng Nabi Bersabda, “Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya (HR. Bukhari, Ibn Majah, dan Ahmad). Dalam riwayat lain: “Sungguh pada salah satu sayap lalat ada racun dan pada sayap lainnya obat, maka apabila ia mengenai makananmu maka perhatikanlah lalat itu ketika hinggap di makananmu, sebab ia mendahulukan racunnya dan mengakhirkan obatnya” (HR. Ahmad, Ibn Majah).

Sabda Kanjeng Nabi Muhammad diatas mungkin bagi sebagian orang terkesan jorok dan tidak hiegenis.  Tetapi ternyata dari percobaan ilmiah kontemporer mengungkapkan rahasia di balik hadits ini. Bahwasannya ada kekhususan pada salah salah satu sayap lalat yang sekaligus menjadi penawar atau obat terhadap bakteri yang berada pada sayap lainnya.

Oleh karena itu, apabila seekor lalat dicelupkan ke dalam air keseluruhan badannya, maka bakteri yang ada padanya akan mati, dan hal ini cukup untuk menggagalkan “usaha lalat” dalam meracuni manusia, sebagaimana hal ini pun telah juga ditegaskan secara ilmiah. Yaitu bahwa lalat memproduksi zat sejenis enzim yang sangat kecil yang dinamakan Bakter Yofaj, yaitu tempat tubuhnya bakteri. Dan tempat ini menjadi tumbuhnya bakteri pembunuh dan bakteri penyembuh yang ukurannya sekitar 20:25 mili mikron. Maka jika seekor lalat mengenai makanan atau minuman, maka harus dicelupkan keseluruhan badan lalat tersebut agar keluar zat penawar bakteri tersebut. Maka pengetahuan ini sudah dikemukakan oleh Nabi kita Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam dengan gambaran yang menakjubkan bagi siapapun yang menolak hadits tentang lalat tersebut.

Dan Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit Tulang di Jurusan Kedokteran Univ. Iskandariyah, telah melakukan penelitian tentang “hadits lalat ini” dan menegaskan bahwa di dalam rujukan-rujukan kedokteran masa silam ada penjelasan tentang berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat. Dan di zaman sekarang, para pakar penyakit yang mereka hidup berpuluh-puluh tahun, baru bisa mengungkap rahasia ini, padahal sudah dibongkar informasinya sejak dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an tahun yang lalu mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri obat berbagai penyakit yang sudah kronis dan pembusukan yang sudah menahun adalah dengan lalat.

Berdasarkan hal ini, jelaslah bahwa ilmu pengetahuan dalam perkembangannya telah menegaskan penjelasannya dalam terori ilmiah sesuai dengan hadits yang mulia ini. Dan mukjizat ini sudah dikemukakan semenjak dahulu kala, 14 abad yang silam sebelum para pakar kedokteran mengungkapkannya baru-baru ini.

Sebagai pengikut Kanjeng Nabi, Ane sendiri pernah sekali mencoba melakukannya ketika ada lalat hinggap saat minum es, ane perhatikan gerak-gerik lalat tersebut namun ketika mau tak celupkan sempurna..eh lalatnya sudah terbang. Tetapi lain kali pernah ada lalat yang terjebak dalam air es…ya saya celupkan sekalian. Alhamdulillah sampai sekarang sehat-sehat saja dan semoga tidak kena penyakit sebagaimana ditegaskan dalam hadist diatas. Pernahkah kawan mencobanya ? :-D , Tapi bukan tahi lalat lho ya…hehehe

“Hai manusia, sebuah perumpamaan telah dibuat, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al-Hajj: 73-74).;

Sumber : www.islamicmedicine.org, gambar : gogling

Keutamaan Do’a (2)

December 9, 2011 1 comment

  1. Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah ‘Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : “Adakah orang yang berdo’a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?” Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)
  2. Tidak ada yang lebih utama (mulia) di sisi Allah daripada do’a. (HR. Ahmad)
  3. Tiga macam do’a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do’a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
  4. Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)
  5. Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)
  6. Barangsiapa mendo’akan keburukan terhadap orang yang menzaliminya maka dia telah memperoleh kemenangan. (HR. Tirmidzi dan Asysyihaab)
  7. Ambillah kesempatan berdo’a ketika hati sedang lemah-lembut karena itu adalah rahmat. (HR.Ad-Dailami)
  8. Ali Ra berkata, “Rasulullah Saw lewat ketika aku sedang mengucapkan do’a : “Ya Allah, rahmatilah aku“. Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, “Berdoalah juga untuk umum (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi.” (HR. Ad-Dailami)
  9. Berlindunglah kepada Allah dari kesengsaraan (akibat) bencana dan dari kesengsaraan hidup yang bersinambungan (silih berganti dan terus-menerus) dan suratan takdir yang buruk dan dari cemoohan lawan-lawan. (HR. Muslim)
  10. Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do’a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah. (HR. Ath-Thabrani)
  11. Barangsiapa ingin agar do’anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)

 

Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

 

Keutamaan Do’a (1)

December 2, 2011 1 comment

  1. Do’a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi)
  2. Do’a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya’la)
  3. Akan muncul dalam umat ini suatu kaum yang melampaui batas kewajaran dalam berthaharah dan berdoa. (HR. Ahmad dan Abu Dawud). Penjelasan: Yakni berdoa atau mohon kepada Allah untuk hal-hal yang tidak mungkin dikabulkan karena berlebih-lebihan atau untuk sesuatu yang tidak halal (haram).
  4. Do’a seorang muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Allah. (HR. Ahmad)
  5. Jangan mendo’akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do’amu. (Ibnu Khuzaimah)
  6. Rasulullah Saw ditanya, “Pada waktu apa do’a (manusia) lebih didengar (oleh Allah)?” Lalu Rasulullah Saw menjawab, “Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu (sebelum salam).” (Mashabih Assunnah)
  7. Do’a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)
  8. Bermohonlah kepada Robbmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Allah berfirman (hadits Qudsi): “Barangsiapa berdo’a (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang (bahagia) maka Aku akan mengabulkan do’anya di waktu dia dalam kesulitan, dan barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni dosa-dosanya.” (Ar-Rabii’)
  9. Ada tiga orang yang tidak ditolak do’a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do’a orang yang dizalimi (teraniaya). Do’a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, “Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera.” (HR. Tirmidzi)
  10. Barangsiapa tidak (pernah) berdo’a kepada Allah maka Allah murka kepadanya. (HR. Ahmad)
  11. Apabila kamu berdo’a janganlah berkata, “Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau menghendaki.” Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim)
  12. Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah ‘Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do’amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do’a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)
sumber : 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

Keramatkah 11-11-2011 ?

November 11, 2011 13 comments

Kalau yang belum sadar ayo bangun. Hari ini adalah hari JUM’AT yang unik, antik, cantik  dan banyak dinanti sebagian besar orang di seluruh dunia. Hari ini banyak momen-momen yang akan digelar mulai dari pernikahan hingga kelahiran. Hampir semua orang berharap mendapat ‘sesuatu’ pada tanggal yang dianggap istimewa ini.

Ada apa saja hari ini 11-11-2011 ? Hasil gogling menunjukkan setidaknya ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan pada hari ini yakni.

  1. Perhelatan olahraga akbar tingkat Asia Tenggara, South East Asean (SEA) Games XXVI akan dibuka oleh Presiden di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan.
  2. Pengumuman 7 keajaiban dunia baru oleh New7Wonder dimana Pulau Komodo menjadi salah satu  kandidat juara.
  3. Pernikahan seorang ustdz muda yang sempat mengundang ‘kecaman’ dari berbagai pihak ketika menjalani masa ‘ta’aruf’. Yap…Ustad Soleh Mahmud alias Ustad Solmed dengan artis sinetron April Jasmine. Ada pula aktris Emma Waroka yang akan menikah dengan sang kekasih Juan Luis Lillo Jara. Selain itu banyak pernikahan lain di berbagai belahan dunia. Kalau mau bukti coba cek di Kantor Urusan Agama (KUA) dan kantor catatan sipil terdekat…
  4. Kalau yang lahir hari ini belum tahu datanya…tetapi banyak yang berharap kok (bahkan sering kali dipaksa,,,kasihan tuh bayi jadi korban ‘ambisi’ ortu :-(   )

Sebenarnya angka ini 11-11-2011 mengingatkan daku ketika SMA, yakni 09-09-1999. Waktu itu guru seni bilang ayo siap-siap sebentar lagi akan ‘kiamat’. Tepat jam 09 lebih 09 menit 09 detik tidak terjadi apapun seperti yang di desas-desuskan sebelumnya. Tetapi kalau angka ini 11-11-2011 sepertinya tidak berkaitan dengan ‘hal-hal aneh’ diatas.

Menurut Pak Kyai beliau mewanti-wanti jangan sampai terjatuh pada Tahayyul dan Khurofat. Mbuhlah…ane sendiri gak mudeng. Tetapi yang jelas jangan sampai berhayal dan mengarang cerita yang tidak-tidak terkait sebuah hari atau tanggal diatas.  Bingung kan…

Kalau terkait dengan angka 11 dan otak-atik gatuk maka banyak ‘rahasia’ disana sebagaimana kejadian black September 2002 lalu…hehehe. Tetapi ane tidak punya pengetahuan tentang hal ini silahkan cari sendiri yah…Menurut pribadi ane  sih waktu itu hanya ada siang terang benderang dan malam gelap gulita…hehehe.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 1. Demi masa. 2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, 3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1-3)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers