Archive

Archive for the ‘Kuli-ner’ Category

Soto Lamongan Cak Har Suroboyo

May 12, 2012 6 comments

Namanya Soto Lamongan tetapi  adanya di Surabaya.  Bingungkan? Sebenarnya tidak juga seperti wisata kuliner lain seperti Ayam Bakar Wong Solo, Ikan Bakar Cianjur, atau nama-nama lain yang membawa embel-embel kedaerahan. Pada kesempatan kali ini ane akan menuliskan salah satu alternative wisata kuliner Soto Lamongan Cak Har.

Warga Surabaya mungkin tidak asing lagi dengan Soto Lamongan ini. Setahu ane ada dua lokasi Soto Lamongan Cak Har ini. Pertama di Jalan Arief Rahman Hakim atau depannya Convention Hall ARH atau juga depan (eks) Universitas Putra Bangsa Surabaya. Ini merupakan cabang utama sebelum bertambah cabang yang ada di jalan lingkar timur. Lokasi cabang ini sekitar 500 meter dari depot utama. Oia menurut beberapa kawan dahulu lokasi Soto Lamongan Cak Har ini bermula seperti PKL di pinggiran jalan seberang Kantor Kopertis Jawa Timur atau dekatnya disperindag Kota Surabaya (sekitar jalan Arief Rahman Hakim juga).

Di depot utama terlalu sempit dan agak sedikit kesulitan ketika mau memarkir kendaraan. Selain itu juga tempat duduk terbatas sehingga jangan heran kalau jam makan siang anda tidak kebagian tempat duduk. Sedangkan di cabang yang ada di jalan lingkar timur tersedia parkir yang cukup luas serta ruangan yang lebih lega.  Pada hari jum’at (27/4) kemarin ane bersama rombongan kantor berkesempatan sarapan pagi di cabang Soto Lamongan Cak Har ini seusai kerja bhakti di sekitaran Kenjeran. Lokasi tepatnya di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno (Jalan MERR2C), Surabaya. Ini jalan baru lho ya…hehehe

Pagi itu sangat ramai karena sepertinya kawan-kawan yang lain juga mampir untuk sarapan soto.  Tidak perlu menunggu waktu lama dimana kurang lebih sekitar 10 menit hidangan soto telah tersedia. Soto ini memang terkenal lezat nya hingga membuka cabang seperti ini. Oia kawan jangan keliru memilih kecap karena ada dua jenis yakni kecap asin dan kecap manis. Ane sendiri hampir mau menyambar kecap asin karena ane anggap ya ketjap seperti biasa…hehehehe. Maklum gak suka yang terlalu asin.

Selain soto sebagai menu utama. Kawan bisa nambah ‘sesuatu’ seperti balungan, ceker, jeroan atau nambah berambang plus gobis lagi. Mau nambah koya sak karepe juga boleh. Pokoknya banyak yang puas deh setelah mampir di depot ini. Soto ini terkenal dengan kekentalan kuah dan gurih yang serasa nendang di mulut…xixixi. Salah satu indikator kalau sebuah wisata kuliner itu enak maka tentu banyak pembeli yang datang serta rasa enaknya itu beredar dari mulut ke mulut.  :-D

Terkait minuman bisa dipilih sesuai selera mulai dari teh, jeruk hingga minuman botol semua tersedia disini. Kalau mau menambah camilan pendamping juga telah disediakan. Didukung dengan desain interior depot yang elegan ditambah pula dengan suasana yang lega bin luas maka kita bisa enjoy menikmati semangkok Soto Lamongan Cak Har ini.  Kalau mau nambah porsi juga dipersilahkan…hehehehe.

Tertarik mentjoba?

Lazzys  banget…maknyus :mrgreen:

This slideshow requires JavaScript.

Sensasi sego boran Lamongan

April 14, 2012 1 comment

Siapa sih yang tidak kenal dengan Lamongan, Jawa Timur. Ada soto, tahu campur, ada PERSELA, ada WBL dan tentu masih banyak lagi. Salah satu wisata kuliner di Lamongan adalah Sego Boran atau Nasi Boran. Mengapa disebut sego boran?.  Soalnya nasi ditempatkan di Boran (wadah yang terbuat dari anyaman bambu) ketika membawanya dari rumah.

Ane sendiri sebenarnya sudah beberapa kali mencoba sego boran ini terutama pada malam hari. Sebenarnya yang jual pagi atau sore juga ada namun sensasi akan berbeda ketika dilakukan pada malam hari. Biasanya tempat jualan kalau malam hari ada di sepanjang jalan panglima sudirman Lamongan yakni sekitar pasar (Lamongan Plaza) dan stasiun KA Lamongan. Disana akan ada belasan hingga puluhan ibu-ibu setengah baya menjajakan nasi boran ini secara lesehan diatas tikar.  Kemarin sabtu (6/4) sehabis dari madiun, ane sama anak istri mampir lagi untuk mencicipi lagi sego boran ini.

Sego boran ini dahulu biasanya disajikan dengan alas daun pisang namun sepertinya sekarang sudah beralih ke kertas minyak. Lauk-pauk yang bisa dipilih terdapat   telur asin, telur dadar,  ayam goreng, cakar ayam, hati dan ampela ayam,  sate udang, sate uretan (bakal calon telor ayam) , jerohan, ikan  kutuk ( ikan gabus) dan ikan Sili (jarang ada dan musiman). Selain itu ada rempeyek  kacang atau teri, empog yang terbuat dari tepung terigu yang dibumbui dan digoreng dan ‘ pletuk ‘ yang terbuat dari nasi yang dikeringkan atau dari kacang yang kemudian dibumbui dan digoreng. Minuman yang ada biasanya Cuma air minum gelas dalam kemasan namun jangan kuatir aka nada penjual disekitarnya yang menyediakan minuman seperti teh hangat, jeruk, dan lain-lain. Terkait harga seporsi sego boran mulai dari 6000 rupiah tergantung lauk pauknya. Mak nyussss….

Sedangkan sensasi sego boran malam hari, ketika makan kita akan ditemani deru mesin bus malam atau truk-truk besar yang lagi jalan. Temaram lampu kota merupakan penerangan utama dari lapak-lapak yang ada ditrotoar jalan raya ini. Sego boran malam hari buka mulai dari jam 06.00 (jelang maghrib) hingga jam 1 malam atau tergantung seberapa cepat dagangan habis. Menurut salah satu penjual yang ane temui menyatakan kalau sego boran ini sudah ada sejak lama sekitar 20 tahun silam.

Suasana malam yang dingin dan perut lapar sungguh yang tepat untuk mampir di sego boran yang berada dipinggir jalan ni. Para pemburu sego boran ini tidak hanya dari Lamongan saja namun kabupaten sekitar seperti Bojonegoro, Tuban, dan Gresik datang ke situ untuk wisata kuliner malam hari.

Tertarik mencoba? Silahkan datang ke Lamongan…

This slideshow requires JavaScript.

Kredit : jelajah-nesia.blogspot.com

Sate klopo Ondomohen

December 3, 2011 3 comments

Bagi wong suroboyo tentu tidak asing dengan warung sate yang satu ini. Warung sate yang sudah terkenal dan mengantongi berbagai penghargaan ini terkenal dengan sebutan Sate Klopo Ondomohen. Terletak di jalan walikota mustajab 36 Surabaya atau sebelah baratnya Taman Surya atau Kantor Walikota Surabaya. Hampir setiap hari bisa dikatakan ramai dikunjungi pelanggan. Warung milik Bu Asih ini profilnya pernah menghiasi media massa dengan aksi sosialnya yakni membeli Ambulance gratis untuk umum.

Ane sendiri awalnya sebenarnya tidak tahu menahu warung ini walaupun jalanan ini merupakan rute rutin ketika pulang ke Gresik. Kesempatan itu datang ketika Rabu (23/11) ane bersama dengan kawan kantor sehabis kegiatan diluar mampir di warung yang sederhana ini. Kesederhanaan tidak hanya sekedar warungnya tetapi juga piring, gelas hingga pelayannya hehehe… :-D

Setiap porsi terdiri dari 10 tusuk sate klopo. Bagi kawan yang belum tahu apa itu sate klopo. Ane jelaskan sekilas bahwa sate kelopo itu tidak murni kelapa tetapi daging sapi yang ditaburi parutan kelapa trus baru disate alias dipanggang. Satenya mau ditemani nasi atau lontong tinggal pilih bro. Ane sendiri memilih nasi dan segelas es teh.

Menurut ane sich enak lha wong prinsip ane setiap makanan itu enak kecuali sudah basi je…xixixi. Tetapi memang benar enak kok buktinya warung ramai setiap kali buka jam 7 pagi hingga jam 11 malam (kalau gak salah inget..hehehe). Terkait harga setiap porsi yakni untuk satenya saja Rp. 15.000, nasi Rp. 3.000 dan es teh saja Rp. 2.500 plus krupuknya @ Rp. 500. Silahkan bagi kawan kalau mau mencicipi sate yang Mak Nyus  ini….. Dan HATI-HATI kalau addicted…wkwkwkwkwk :-D

Warung Bakso Wong Solo ning Suroboyo

November 19, 2011 4 comments

Salah satu wisata kuliner di Surabaya diantara banyaknya wisata kuliner yang ada.  Bagi teman-teman yang sering lewat stasiun gubeng terus lurus jalan nias pasti tidak asing lagi dengan warung ini. Yap Warung Bakso Wong Solo ini terletak di jalan nias no 54. Letaknya persis di pinggir jalan sebelah kanan kalau dari arah Gubeng.  Kemarin jum’at siang (11/11) kami satu bidang di kantor merapat di warung yang serba dominan warna merah dan biru ini.

Beragam menu yang disodorkan tidak melulu bakso sebagaimana nama warungnya.  Di dalam buku menu terlihat ada rujak cingur, nasi goreng, soto ayam maupun daging, anek penyetan dan beragam menu yang lain. Terlihat ada kawan yang memesan pangsit, bakso, tahu tek, dan ane sendiri berhubung gandrung nasi goreng ya pesen nasgor special…hehehe :-P

Semua pesanan teman-teman terhidang tidak sampai 5 menit tetapi pesanan ane nasgor harus menunggu lebih lama. Bahkan pesanan teman dimakan sudah hampir habis pun nasgor juga belum datang. “Wah kayaknya nasinya belum matang…trus…baru di goreng deh “ guyonan teman-teman melihat ane yang sudah mulai kelaparan. Selang beberapa waktu kemudian nasgor yang ditunggu pun datang. Berhubung yang pesan nasgor 2 orang maka ane persilahkan teman kantor yang lain untuk duluan. Yup..menunggu satu pesanan lagi (tambah kelaperan…xixixi).

Selang 3 menit dari nasgor pertama, akhirnya nasgor ane terhidangkan juga. Ditemani dengan jus tomat maka langsung tancap gas untuk melahap nasi goreng yang menurut ane agak jumbo ini.   Tidak sampai 10 menit hidangan sudah berpindah dari piring tertelan di perut dengan lahapnya…hehehe. Malah teman ane tidak kuat menghabiskan soalnya memang porsinya lumayan banyak selain itu maklum sudah agak tua….hehehe :-D . Berhubung tidak tahu menahu maknyus atau tidak seperti pak Bondan maka ane hanya bisa mengatakan semua makanan enak kecuali yang sudah basi :-D .

Setelah semua selesai makannya kita melanjutkan perjalanan ke kantor. “berapa tuh bro harga porsinya?” mungkin ada teman yang nanya. Maap ane gak tahu soalnya ditraktir kantor jadi tinggal makan doank..xixixi. Monggo kalau mau mencoba salah satu wisata kuliner ini

Mencoba menu sajian Hokben

October 22, 2011 5 comments

Mencoba menu sajian Hokben

Ane berkesempatan mencoba menu restoran Jepang ini tidak terlepas dari kepergian ke Jakarta beberapa waktu lalu. Tiba di Jakarta hari minggu pagi (9/10) dan pulang dari Jakarta (12/10) semuanya mampir di Hoka-Hoka Bento di sekitaran Terminal D Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.. Terus terang ini merupakan pengalaman pertamax ane mencicipi selera dari negeri sakura tersebut. Pengalaman ini juga tidak terlepas dari teman ane yang mungkin sudah biasa makan di restoran cepat saji itu.

Ane tidak paham jenis-jenis menunya namun disana sudah terpampang beberapa paket dan jenis makanan yang disediakan. Ane sendiri mencoba memilih paket D. Ane tidak paham nama atau jenis sajian oleh karena itu silahkan dilihat sendiri gambarnya.  Namun sekilas banyak didominasi menu vegetarian seperti tomat, mentimun, kubis dan  wortel. Menu sayuran tadi dicampur dengan susu atau apalah yang rasanya terlalu manis.

Bagi teman-teman yang doyan pedes dapat menambahkan saus cabe atau saus tomat yang tersedia disana. Bagi yang tidak biasa makan nasi mangkuk dengan supit maka disana juga sudah ada garpu sama sendok dari plastik. Berhubung sudah sering makan mie ayam pakai supit maka tidak canggung makan nasi pake supit…xixixixi :-P .  Mengingatkan daku akan film-film kungfu yang makan nasi dengan supit.. :-D . Berhubung ane tidak paham kuliner, maka ane anggap semua makanan enak kecuali makanan yang sudah basi :-P .  Begitupun pula ketika makan di HokBen ini, lidah Jawa dengan lidah Jepang ternyata tidak berbeda. Buktinya sajian habis ane lahap tidak kurang 30 menit..hehehe :-D .

Ane tidak paham berapa harga aslinya H2B di luar bandara. Ane sendiri ketika itu membeli paket D dan sebotol minuman dingin habis Rp. 36,500.  Saya pikir memang harga-harga di Bandara manapun pasti diatas rata-rata karena memang tarif pajaknya juga besar.  Demikian kawan ulasan dari urang pinggiran bin udik ini dipersilahkan bagi kawan yang mau mencoba menu kuliner dari negeri samurai tersebut…maturnuwun.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers