Archive

Archive for the ‘kantor’ Category

Pelatihan ketrampilan untuk perempuan korban kekerasan

March 25, 2012 2 comments

Bertempat di lantai 2 Aula Bapemas dan KB Kota Surabaya pada hari Selasa-Rabu , 20 – 21 Maret 2012 dilaksanakan pelatihan ketrampilan bagi korban kekerasan. Peserta pelatihan ini adalah perempuan korban trafiking, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan ESA (Eskploitasi Seksual Anak).  Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal ketrampilan bagi korban agar dapat berdaya dalam hal kebutuhan ekonomi.  Hal ini dimaksudkan agar korban tidak mengalami ketergantungan ekonomi terhadap pelaku. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Bapemas dan KB Kota Surabaya bidang Pemberdayaan Perempuan.

Pelatihan ini diikuti oleh 42 orang yang berasal dari dampingan  Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPT-P2A) Kota Surabaya, Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) yang ada di kecamatan-kecamatan, LSM Genta, LSM KPPD dan Hotline Surabaya.  Peserta dari beragam latar belakang dan pendidikan, serta mulai dari yang masih berusia muda hingga sudah berumur. Selama 2 hari tersebut peserta dilatih berbagai macam pembuatan kue-kue kecil yang mudah untuk dibuat dan dipraktekkan.

Bekerjasama dengan CV. Tristar Chemicals peserta dilatih untuk membuat beberapa jenis kue. Hari pertama peserta dilatih membuat kue Pepe gulung, Lumpur Vanila, Onde-Onde dan Pisang aroma coklat.  Sedangkan hari kedua peserta dilatih dengan membuat kue Bolu kukus mekar, Martabak mini, Kulit Lumpia dan Terang Bulan mini. Menariknya dalam pelatihan ini tidak hanya dalam bentuk resep materi dan tata caranya namun peserta juga diajak untuk praktek langsung.

Dipandu dengan 1 instruktur dan 2 pendamping  pelatihan ini berjalan dengan lancar. Semua peserta diajari bagaimana menyiapkan bahan-bahan kue, takaran, adonan dan juga bagaimana memasaknya. Terlihat wajah-wahah serius dan penuh konsentrasi namun juga tidak terlepas dengan canda tawa.  Secara keseluruhan pelatihan ini berjalan lancar dan semoga dapat menjadi bekal untuk peserta agar berdaya dalam hal ekonomi.

Mari wujudkan Surabaya Kota Peduli Perempuan !

Maturnuwun

Capacity Building PKBM Kota Surabaya

March 18, 2012 1 comment

Pada hari selasa-hingga kamis, 6- 8 Maret 2012 dilaksanakan pelatihan kapasitas bagi relawan Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM) se- Kota Surabaya. Pelatihan dilaksanakan di aula pertemuan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapemas dan Kb) Kota Surabaya. Pelatihan ini merupakan tahun kedua setelah tahun 2011 kemarin dilaksanakan pelatihan serupa.

PKBM merupakan perpanjangan tangan dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPT-P2A) Kota Surabaya yang berada di tingkat kecamatan di Kota Surabaya.  Keberadaan PKBM merupakan pintu aduan awal untuk melayani permasalahan perempuan dan anak yang selama ini terjadi di masyarakat.  Permasalahan itu baik yang bersifat kekerasan (KDRT), trafiking, eksploitasi, gizi buruk, anak terlantar, anak putus sekolah maupun permasalahan perempuan dan anak yang lain.

Tujuan dari pelatihan yakni untuk meningkatkan pengetahuan dan relawan PKBM dalam menangani permasalahan perempuan dan anak. Pelatihan ini diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari Kasie Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan relawan PKBM dari 31 kecamatan.  Pemateri dalam pelatihan yang dilaksanakan selama 3 gelombang ini yakni Wiwik Afifah dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Timur dengan materi Penanganan Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Kanit PPA Polrestabes dan KP3 Tanjung Perak dengan materi Penanganan anak yang berhadapan dengan hukum dan Restoratif Justice dan materi terakhir tentang Pelaksanaan Perda no 6 tahun 2011 Kota Surabaya tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Surabaya.

Hasil yang diharapkan dari capacity building ini adalah

  • Meningkatnya pengetahuan relawan PKBM terhadap implementasi Perda Penyelenggaraan Perlindungan Anak
  • Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petugas PKBM dalam penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak
  • Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petugas PKBM dalam mencegah dan menangani kasus trafiking
  • Meningkatnya pengetahuan relawan PKBM terhadap anak-anak yang bermasalah dengan hukum serta penanganannya.

Dalam pelatihan ini hampir semua peserta berperan serta aktif dengan bertanya terhadap para nara sumber terutama terkait dengan bentuk trafiking dan bagaimanana penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Semoga dengan berakhirnya kegiatan capacity building PKBM dapat menjadikan bekal untuk menangani permasalahan yang ada dilingkungan masyarakat sekitar terutama perempuan dan anak.

Mari wujudkan Surabaya Kota Layak Anak dan Kota Peduli Perempuan.

Mobil Sahabat Perempuan dan Anak

February 18, 2012 5 comments

Mobil ini merupakan salah satu bentuk upaya mencerdaskan masyarakat di Kota Surabaya terutama Perempuan dan Anak.  Secara umur sebenarnya mobil ini sudah ada sejak 3 tahun silam dimana sudah menjelajahi sudut-sudut kota, kampong dan taman kota. Jadi mobil ini tidak serta merta ada berbarengan dengan Launching Surabaya Kota Peduli Perempuan kemarin walaupun secara fungsional sangat mendukung sekali terwujudnya komitmen bersama tersebut.

Tujuan dari pengoperasian Mobil Sahabat  Perempuan dan Anak di Kota Surabaya diantaranya :

  1. Membuka pengetahuan bagi kaum perempuan untuk meningkatkan kualitas pribadi.
  2. Memberikan sarana rekreasi, edukasi dan hiburan yang mendidik dan mencerdaskan.
  3. Memberikan kemudahan untuk memperoleh informasi bagi anak dan perempuan.
  4. Meningkatkan dan merangsang imajinasi, kreatifitas, serta minat baca bagi anak.
  5. Memberikan wawasan dan cara pandang modern yang menghibur dan mengedukasi anak.

Bagi warga Surabaya baik itu kelompok PAUD, LSM perempuan dan anak, RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan atau siapapun dapat memanfaatkan secara gratis. Tentunya melalui Surat Permohonan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kota Surabaya Jl. Nginden Permata Nomor 1 Surabaya 60118 Telp. (031) 5929103, Fax. (031) 5929102.

Fasilitas yang ada di dalam Mobil Sahabat Perempuan dan Anak yakni :

  • PANGGUNG BONEKA

Adik -  adik disini bisa melihat atraksi boneka….ada cerita rakyat seperti si Malin Kundang, dll dan dongeng kepahlawanan seperti si Kancil, dll…

  • AKSES KOMPUTER

Kita bisa belajar mengetik,menggambar, sambil mendengarkan lagu…dan juga main game….hehehe…selain itu kita juga bisa main internet biar pengetahuan kita bisa bertambah luas. Ada 2 unit lho….

  • MULTIMEDIA EDUVISUAL

Mau lihat Gajah, Lumba-lumba atau hewan – hewan lain ? dengan Televisi gede 29’ dan DVD Player kita bisa melihatnya…selain itu masih banyak beragam informasi pengetahuan lain.

  • SUDUT BACA

Ayo menambah ilmu dengan membaca beragam koleksi buku. Temanya mulai dari  pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, agama hingga ketrampilan. Mulai dari cerita anak hingga cara memasak…hehehe. :-D

 Bailah kawan terutama warga Surabaya silahkan dinikmati dan dikunjungi mobil Sahabat Perempuan dan Anak ini. Kalo adik-adik, ibu-ibu melihat mobil ini disudut-sudut taman atau kampung…ayo datangi dan serbu saja tanpa sungkan……bermain dan bergembiralah …

Dasar maling…plat merahpun diembat.

October 6, 2011 9 comments

Dasar maling…plat merahpun diembat.

kendaraan dinas kantor

Hari senin (3/9) ketika apel pagi dikantor terdapat pemberitahuan bahwa salah satu  motor operasional lapangan  hilang dicuri maling. Oleh karena itu dihimbau bagi seluruh staf dan karyawan kantor yang membawa motor dinas harap lebih berhati-hati. Motor salah satu Petugas Lapangan KB ini hilang sekitar jam 3 pagi dirumahnya di sekitaran Rungkut.  Motor yang hilang ini merupakan motor jenis moped (bebek) yang telah ane posting beberapa waktu lalu disini.

Ketika mendengar pemberitahuan ini ane langsung komen,” Wah ternyata maling itu tidak lihat motor…asal embat saja…walupun motor itu milik negara,”. Berani-beraninya mengambil motor dinas yang warnanya sudah khas biru, ada tulisan KB dan jelas-jelas plat merah. Ane gak tahu bagaimana menjualnya tetapi tidak tahu kalau nanti jualnya dipecah belah dahulu.

Menurut beberapa teman, dulu juga pernah kejadian motor dinas hilang. Setelah melalui prosedur pelaporan dan administrasi yang lain maka yang bersangkutan alias yang memakai motor tetap bertanggungjawab untuk menanggung kerugian negara. Biasanya besarannya sudah ditentukan dan dikredit setiap bulan. Sungguh menyedihkan, sudah jatuh tertimpa tangga pula tetapi itulah sebuah konsekwensi.

Ane sendiri memang tidak memakai kendaraan dinas namun begitu harus tetap berhati-hati. Apalagi saat ini pulsar juga sudah menjadi incaran maling disana-sini. Awas maling disekitar anda…

Categories: kantor Tags: , , , , ,

Surabaya Gender Award 2011 : Stop Trafficking

September 25, 2011 Leave a comment

Surabaya Gender Award 2011 : Stop Trafficking

Surabaya kotane rame

Akeh uwong sing teko mrene

Jare arep golek dhuwit gedhe

Jebulane mung dadi kere

Arek saiki wis wani ngedol kancane

Gak athek mikir dosa lan akibate

Jaman saiki cumak seneng nguber dunyo

Malah lali karo sing kuoso

Itulah sepenggal kidungan yang dibawakan salah satu peserta Festival Surabaya Gender Award (SGA) tahun 2011 yang dilaksanakan tanggal 14-16 September 2011. Berbeda dengan konsep-konsep sebelumnya maka SGA pada kali ini mengambil tempat outdoor yakni Taman Flora Surabaya a.k.a Kebun bibit.  Selain itu media sosialisasi tidak terpaku pada beberan seperti sebelumnya tetapi lebih inovatif lagi dengan  ‘bergandengan tangan’ ura-uri budaya lokal Jawa Timuran yaitu Ludruk Suroboyo.

Surabaya Gender Award (SGA) merupakan momentuk pemerintah kota Surabaya untuk ajang sosialisasi sekaligus evaluasi tentang pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG) di Kota Surabaya. Setiap tahun tema yang disajikan berbeda dengan melihat isu strategis dimasyarakat. Tahun ini isu trafiking di Surabaya cukup menghiasi surat kabar. Oleh karena itu tema TRAFIKING diangkat pada SGA tahun 2011.

SGA diikuti oleh 31 kecamatan se-Kota Surabaya. Nominasi Festival SGA 2011 terdiri dari Kecamatan Responsif Gender (1 pemenang), Kecamatan dengan Penampilan Ludruk terbaik (juara I,II,III dan Harapan I,II), Kecamatan dengan Tari Remo terbaik (1 pemenang), Kecamatan dengan cerita terbaik (1 pemenang) dan Kecamatan dengan yel-yel terbaik (5 pemenang non gelar).

Pada akhir Agustus 2011 semua kecamatan sudah menyerahkan berkas form evaluasi PUG sebagai salah satu persyaratan administrative. Selain itu ketika pertemuan teknis terakhir mereka harus membawa naskah atau cerita yang akan dipanggungkan ketika pelaksanaan SGA. Berhubung beragamnya potensi wilayah di kecamatan maka peserta ludruk yang maksimal berjumlah 15 orang ini ada yang dadakan, pemula hingga pemain professional yang pernah manggung disana sini. Its no problem yang penting tetap warga kecamatan yang bersangkutan.

Babak penyisihan dimulai hari kamis-jum’at, 15-16 September 2011 yang dibuka secara langsung oleh bapak kepala Bapemas KB, Dr. Ikhsan, S.Psi, MM. Setelah itu dilanjutkan permainan ludruk yang diawali berdasarkan nomor undian pertamax yakni kecamatan Gununganyar. Sebelum lomba ludruk dibukan dilakukan opening performance Karawitan dari SMKN 9 Surabaya. Tim Juri yang dilibatkan dalam penilaian selama babak penyisihan ini yakni Cak Hengky, Cak Ketut dan Cak Obenk dari Komunitas Seniman Surabaya.  Berhubung terbatasnya waktu maka durasi ludruk hanya 20 menit termasuk Tari Remonya. Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers