Archive

Archive for the ‘Abdi Negara’ Category

Hiks…Sumpah/Janji PNS…

May 1, 2012 6 comments

Setelah sebelumnya akhir Desember tahun 2011 lalu dibagikan SK PNS (postingan disini) maka pada hari senin, 30 April 2012 dilangsungkan pengambilan sumpah/janji PNS. Bertempat di Convention Hall Arief Rahman Hakim dimana 1000 orang PNS baik tenaga teknis, tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan mengikuti sumpah/janji PNS ini. Peserta pengambilan sumpah/janji ini merupakan PNS baik dari honorer maupun rekruitmen umum angkatan 2009 dan 2010. Penulis sendiri termasuk dalam angkatan 2010.

Acara pengambilan sumpah / janji PNS ini dihadiri oleh Komisi I DPRD Kota Surabaya, Kantor BKN Regional II, Asisten Pemerintahan, inspektorat dan kepala SKPD. Pengambilan sumpah berlangsung hikmat dan khusu’ yang dipimpin langsung oleh Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya.  Ane sendiri agak lupa persis isi sumpahnya tetapi berkisar tentang kesetiaan terhadap NKRI, mendahulukan kepentingan umum serta professional dalam bekerja seperti panca prasetya KORPRI (postingan disini).. Ngeri masbro dan mbaksis….sumpahnya atas nama Tuhan…

Sekali lagi ngeri sebenarnya kalau membayangkan konsekuwensinya apalagi sumpah ini dibaca atas nama Tuhan. Tentu tidak main-main ‘balasan’nya bila diingkari. Apalagi secara kalkulasi dan matematis setia1heri akan mengarungi samudara ke-PNS-an tentu cukup lama mengingat usia yang masih muda. Saya berharap semoga tetap dapat memegang sumpah janji setia ini sampai kapanpun.

Mohon do’anya kawan semoga setia1heri dapat bekerja sebagai abdi negara dan abdi rakyat dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, komitmen, jujur, disiplin, tulus serta didasari semangat pengabdian dan keikhlasan sebagai seorang pelayanan. Dan jangan segan untuk mengingatkan setia1heri jika dirasa ada hal yang melenceng dari tugas seorang pelayan. Amiin. Maturnuwun

Dalam sambutannya Walikota Surabaya mengingatkan tiga hal yakni jaga amanah, jaga disiplin dan layani masyarakat dengan sepenuh hati. Beliau mengingatkan bahwa sekarang ini bukanlah hal yang sulit untuk memecat seorang PNS ketika memang terbukti melakukan kesalahan. Data dari BKD hingga April 2012 ini telah terdapat 50 PNS yang dipecat dengan beragam kasus yang melatarbelakanginya. “Saya tidak ingin mendengar ada pungli dilapangan, kalau sampai ada maka tidak ada ampun “terangnya perempuan berjilbab ini dengan muka serius.

Seremoni pengambilan sumpah/janji ini berlangsung sekitar 35 menit. Cukup singkat namun konsekwensinya dahsyat man. Oia kawan ditempat Convention hall ini juga mengingatkan daku 2 tahun silam ketika berdesak-desakan membawa berkas pendaftaran dengan baju lusuh karena keringat badan. Dan ternyata ditempat ini pula sumpah/janji itu diucapkan pula. Hiks…hiks…gak nyangka :-(

Sekali lagi mohon do’anya kawan… 

100 % full : OK

December 21, 2011 8 comments

Tidak terasa ternyata sudah hampir 2 tahun menjalani proses sebagai calon abdi negara dan pelayan rakyat. Dimulai dengan penyerahan SK CPNS di awal januari 2010, mengikuti latihan pra jabatan, tes kesehatan hingga melengkapi berkas PNS. Alhamdulillah akhirnya keluar juga SK PNS nya. Dengan ini maka yang dahulunya 80 % maka sekarang sudah 100 % full…hehehehe.

Penyerahan SK formasi tahun 2009 ini dilakukan pada hari kamis (15/12) di Gedung Sawunggaling lantai 6  Pemerintah Kota Surabaya. Hadir dalam penyerahan SK tersebut yakni kepala BKD, kepala inspektorat dan Ibu Walikota Surabaya.  Dalam laporanya kepala BKD yayuk menyebutkan CPNS tahun 2009 terdapat 908 orang dengan 536 pelamar umum dan selebihnya merupakan pengangkatan dari honorer. Dari jumlah tersebut ada 2 orang CPNS meninggal dunia, 1 orang dipecat karena terlibat perjudian dan 5 orang kasusnya masih di tangani Inspektorat karena tindakan indisipliner.

Dalam sambutanya Tri Risma Harini selaku Walikota Surabaya menekankan bagi para PNS baru itu untuk mencermati SK nya, sumpah jabatan (panca prasetya KORPRI) dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. “Berikan yang terbaik bagi masyarakat karena sumpah kita sebagai pelayanan masyarakat, InsyaAllah kalau ikhlas, Tuhan akan memberikan rizki bagi kita “ tutur perempuan pertama yang menjabat Walikota Surabaya ini.

Perempuan berkerudung ini juga menekankan bahwa pejabat sekarang bukan ambtenaar seperti jaman dahulu yang minta dilayani. Akan tetapi pejabat sekarang adalah pelayanan rakyat yang harus melayani masyarakat. Beliau juga menegaskan bahwa saat ini tidak sulit untuk memecat PNS seperti jaman dahulu. Beliau memberikan contoh ada PNS yang baru bekerja 1 bulan namun sudah dipecat karena tindakan indisipliner.

Dalam kesempatan ini pula Walikota Surabaya menyampaikan impiannya terkait kesejahteraan para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya yakni penyediaan papan/ rumah dinas bagi pegawai yang saat ini masih tinggal di luar kota. Ketika ditanya ada yang dari luar kota maka ada beberapa yang mengacungkan diri termasuk ane..hehehe. Luar kota disini kebanyakan dari Lamongan dan Gresik.

Sebelum mengakhiri sambutanya beliau berpesan, “ Jangan meminta-minta jabatan karena jabatan itu amanah yang harus dipertanggungjawabkan dan Jangan saling memfitnah untuk mengejar sebuah jabatan (sikut-sikutan)” ujar perempuan berkaca mata ini.

Dalam penyerahan SK PNS ini terdapat 2 ‘korban’ dari peserta yakni satu orang laki-laki dan seorang perempuan berkerudung yang terpergok berbicara dengan temanya ketika Ibu Walikota sedang berapi-api menyampaikan sambutanya. “Itu yang berkaca mata putih maju ke depan…duduk disamping saya” tunjuknya dari depan podium. Yang bersangkutan dengan mata menunduk kebawah dan wajah merah padam beringsut maju ke depan. Kemudian tak berapa lama disusul kembali ‘korban’ perempuan berkerudung.

Mohon do’anya kawan semoga ane bisa menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat yang amanah, jujur dan bertanggungjawab. Dan jangan segan untuk senantiasa mengingatkan ketika terjadi kesalahan dan kekhilafan. Amiiin.

Kelengkapan CPNS menuju PNS Kota Surabaya (formasi 2009)

October 29, 2011 4 comments

Kelengkapan CPNS menuju PNS Kota Surabaya (formasi 2009)

Setelah mengikuti  diklat prajab bulan Juni kemarin dan  disambung dengan tes kesehatan tanggal 17 Oktober kemarin, akhirnya keluarlah surat untuk melengkapi berkas CPNS menuju PNS.  Surat itu berasal dari Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Surabaya Nomor 800/4144/436.7.6./2011 tertanggal 18 Oktober 2011 perihal Kelengkapan Pengangkatan CPNS menjadi PNS Formasi Tahun 2009.

Dalam surat tersebut kelengkapan administrasi pengangkatan terdiri dari hal berikut :

  1. Fotocopy SK pengangkatan CPNS (legalisir)
  2. Fotocopy sah Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan (legalisir)
  3. Fotocopy Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari Tim Penguji Kesehatan (asli+legalisir)
  4. Fotocopy Daftar Penilaian Prestasi Kerja (DP-3) 1 Tahun terakhir (legalisir)
  5. Fotocopy ijazah terakhir sesuai dengan pengangkatan CPNS (legalisir)
  6. Surat Perintah dari Kepala Kepegawaian dan Diklat (legalisir)
  7. Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas dari Kepala SKPD (legalisir)
  8. Penilaian angka kredit (PAK) khusus tenaga guru (asli+legalisir). 

Masing-masing rangkap 2 (dua)

 

Surat yang ditandatangani langsung kepala BKD Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin Wahyuni, SH. M.Si, ini juga menyebutkan paling lambat menyerahkan berkas tanggal 08 November 2011 ke BKD Kota Surabaya. Semoga lancar jaya menjadi (calon) pelayanan rakyat dan abdi negara, serta amanah dan bertanggungjawab baik dunia maupun akhirat.  Tinggal menunggu hasil akhir atau SK PNS-nya….InsyaAllah. Mohon do’anya kawan….

NB    :

Alhamdulillah, hasil Tes Kesehatan (24/10)menunjukkan “memenuhi syarat untuk semua jenis pekerjaan pada umumnya”. Terima kasih atas do’a-do’anya kawan-kawan semua

 

 

Tes kesehatan CPNS di RSUD dr. M. Soewandhie Soerabaja

October 20, 2011 7 comments

Tes kesehatan CPNS di RSUD dr. M. Soewandhie Soerabaja

 

Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya terkait jadwal pelaksanaan tes kesehatan bagi CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Ane sebenarnya mendapatkan jadwal hari selasa (11/10) namun berhubung mendapat perintah kantor ke Jakarta maka baru bisa melaksanakan tes kesehatan hari Senin (17/10).  Terima kasih buat mas haris di bagian pelayanan medical check up yang bersedia ane repotin dan mengatur jadwal ulang.

Tes kesehatan dilaksanakan di RSUD dr Soewandhie jam 07.30 WIB. Hari senin itu (17/10) ane merupakan satu-satunya peserta dari dinas karena sebagian besar teman yang hadir merupakan tenaga pendidik atau guru. Walaupun begitu semuanya hampir merupakan satu angkatan ketika prajab di Singosari beberapa waktu lalu.

Tahapan I medical check up yakni semua peserta harus diambil sampel darah dan urine di bagian laboratorium. Disini kita harus antri bersama-sama dengan masyarakat umum walaupun kadang juga didahulukan untuk mempercepat prosesnya. Selain antri mendapatkan panggilan kita juga harus antri ke kamar kecil untuk mengambil sampel urine. Maklum hanya ada satu kamar kecil yang dibuka di sekitaran laboratorium. Sebenarnya antara pengambilan darah dan urine tidak lebih 7 menit. Oia sebelum medical check up dilakukan kita diwajibkan berpuasa sejak jam 23.00 malam sebelumnya.

Tahapan II dilanjutkan ke Ruang Radiologi untuk foto rongent (sinar X). Di ruang ini tidak begitu antri hanya ada satu bapak-bapak yang terindikasi kena penyakit jantung. Setiap peserta dipanggil 4 orang walaupun nanti didalam untuk foto juga harus satu-satu. Semua peserta harus telanjang dada dan menempelkan dadanya di tembok. Untuk menghindari radiasi sinar X maka kami mengintip dari jendela kaca yang ada di ruangan sedangkan petugasnya ‘memotret’ dari luar dengan kabel panjang yang tersedia.  Butuh waktu 15 menit antara antrian dan pelaksanaan rongent.

Tahapan III semua peserta harus melakukan check up di Poli yakni Poli Paru, Poli Jantung, Poli Mata, Poli Gigi, Poli THT dan terakhit Poli Penyakit Dalam. Untuk mencegah antrian semua poli bisa dibolak balik kecuali Poli Penyakit Dalam yang harus di urutan terakhir.  Ane sendiri menuju poli pertama langsung di Poli Paru dan selanjutnya Poli Jantung. Sebenarnya setiap poli tidak membutuhkan waktu sampai 5 menit namun yang menyebabkan lama adalah waktu antrian. “masnya jarang olah raga yah” ujar dokter Jantung sambil mengamati hasil print out.” betul dok”jawab ane yang memang bisa dikatakan jarang olah raga setiap minggunya.

Sekitar jam 09.58 kami naik lantai 2 untuk ke Poli Mata, Poli Gigi dan Poli THT. Poli pertama yang ane tuju yakni Poli THT. Di poli ini telinga, hidung dan mulut kita akan di periksa. Selain itu juga dites indera pendengaran kita dengan garputala. Selanjutnya di Poli Gigi, di poli ini sebenarnya tidak terlalu antri tetapi mengapa sangat lama sekali menunggunya. “ Wah dengan masih usia muda kok karangnya sudah banyak ya mas, ntar 6 bulan lagi kesini yah dibersihkan”tutur dokter gigi tersebut. “baik dok” jawab ane. Ketika pemeriksaan di dalam Poli THT dan Poli Gigi ini tidak sampai 5 menit juga.

Tahap selanjutnya bergeser ke Poli Mata. Disini kita akan dites ketajaman mata kita untuk menyebutkan angka-angka kecil yang terpampang di tembok. Ane sendiri tidak tahu kenapa agak buram ketika membaca angka-angka tersebut. Padahal dulu ketika tes SIM tidak sebegitunya tetapi mungkin karena sering berhadapan dengan komputer dan laptop.” Sebenarnya masnya ini minus dan harus pakai kacamata” ujar dokter mata ini.”wah makasih dok”jawab ane yang pernah pakai kacamata minus namun ane tanggalkan karena nggak mau ribet….xixixi :-D .

Tahap terakhir yakni ke Poli Penyakit Dalam di lantai 1 sehingga kami harus turun kembali. Di Poli ini lumayan cepat karena kita didahulukan oleh perawatnya. Kita masuk ruangan semua namun nantinya tetap diperiksa dua – dua karena kamar periksa yang tersedia cuma segitu. Tidak sampai 5 menit pula pemeriksaan sudah selesai. Jam tangan sudah menunjukkan pukul 11.57.

Selanjutnya menyelesaikan permasalahan administrasi di lantai 3. Disini kami harus membayar sebesar Rp. 450.000 (empat ratus lima puluh ribu rupiah). Hasilnya baru bisa diketahui seminggu lagi alias senin depan.” Hasil tes seminggu lagi yah mas, mungkin senin sekitar jam 2 saja” tutur mbaknya dibagian administrasi dengan tersenyum simpul. “woke-woke” jawab ane. Oia pengambilan hasil test ini tidak mesti kita yang harus mengambilnya namun dapat diwakilkan atau menyuruh orang lain. Jam 12.14 keluar dari Rumah Sakit. Demikian kawan tulisan pengalaman tes kesehatan bagi CPNS semoga hasilnya tetap sehat :-P .

Tes Kesehatan untuk CPNS

October 8, 2011 5 comments

Tes Kesehatan untuk CPNS

 

Setelah bulan Juni 2011 kemarin mengikuti Diklat Prajab di BLKI Singosari Malang. Akhirnya undangan untuk mengikuti tes kesehatan datang juga. Tes kesehatan ini merupakan langkah selanjutnya yang harus ditempuh sebelum diangkat atau diputuskan menjadi PNS.  Oia bagi kawan-kawan yang ingin membaca catatan prajab kemarin silahkan melihat catatan 1, catatan 2, catatan 3, catatan 4, catatan 5, catatan 6, catatan 7 dan catatan 8 habis . Catatan -catatan ini merupakan akumulasi 20 hari dikarantina disana.

Surat dari BKD itu tertanggal 26 September 2011 yang didalamnya terlampir nama tiga orang CPNS Kota Surabaya angkatan 2009 yang harus mengikuti tes kesehatan.  Tiga orang itu adalah teman seangkatan ane semua yang satu diantaranya tempat prajab berbeda di Islamic Centre Surabaya.

Tes kesehatan ini akan berlangsung di  RSUD  dr. Mohammad Soewandhie, Jl. Tambak Rejo 45-47 Surabaya. Ane sendiri mendapatkan jadwal hari selasa, 11 Oktober 2011 mulai dari jam 07.30 hingga selesai. Menurut beberapa teman yang sudah duluan, tes kesehatan berlangsung beberapa kali seperti general check up dan waktunya juga cukup lama (antriannya :-P ). Ada cek darah dan 6 poli yang harus dilewati.Selain itu biayanya tergantung golongan CPNS yang bersangkutan. Terkait besaran biayanya  400anribu setiap  orang.  Ane sendiri sebelumnya belum pernah melakukan general check up, smoga tes kesehatan ini tidak ada apa-apa.. Amiin.

Sampai ketemu next posting terkait pelaksanaan tes kesehatanya..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers